Instagram dulu dan kini

Instagram dulu dan kini

Bagaimana awal mula Instagram?

Platform Instagram sudah ada sejak 6 Oktober 2010, Awal mula platform instagram ini ada berfungsi sebagai aplikasi untuk postingan berupa galeri gambar. Instagram mulai hits tahun 2013 awal hitsnya di platform apple padahal saat itu blackberry masih di gandrungi dibanding apple. Kemudian instagram diluncurkan di platform android dan bisa digunakkan kaum menengah.

Dulu

source: liputan6.com

Dari sini lah orang berbondong bondong menggunakan platform instagram. Jika disebut Instagram sebagai media sosial untuk pamer memang sangat cocok. Karena yang memiliki instagram biasanya artis papan atas dengan segala update aktivitasnya. Instagram juga mendukung segala filter foto agar lebih menarik. Pada saat itu instagram hanya sebatas galeri foto secara sosial.

Awkarin adalah selebgram yang terkenal lewat instagramnya. Karena kontroversinya juga namanya naik. Kini Awkarin sudah memiliki 7.7 juta pengikut di akunnya. Awalnya Instagram memiliki tema biru putih dengan logo kamera polaroid retro.

Kemudian pada tahun 2016 Instagram merubah konsepnya menjadi warna perpaduan putih, pink, ungu. Perubahannya ini pun sempat menjadi kontroversi karena perlunya adaptasi pengguna. Dan dari sini Instagram meluncurkan fitur Instastory yang fiturnya sama seperti snapchat. Postingan berukuran selayar namun hanya bisa dilihat dalam waktu 24 jam.

Kini

source: IDN times

Dan dari sini juga Instagram merubah brandingnya dari sebuah galeri sosial menjadi platform sosial media. Banyak fitur fitur baru yang dapat digunakkan oleh pengguna. Instagram bukan lagi galeri sosial karena bukan hanya foto yang ada di Instagram tapi juga aktivitas lain. Bahkan pada 2021 Instagram meluncurkan fitur reels yang konsepnya seperti platform tiktok, kemudian ada fitur marketplace yang sangat membantu UMKM untuk berkembang. Instagram hari ini bagai mendobrak batas dari platform galeri menjadi sosial media. Meski sempat dicemooh namun Instagram tetap menjadi platform favorit semua kalangan. Dan Instagram juga tidak merubah brandingnya sebagai galeri sosial karena fitur feed tetap bisa dinikmati.

Nah kalian yang mau merubah branding pun harus bisa mendobrak batas, menciptakan sesuatu yang baru. Dan yang belum menggunakan moota ayo pakai moota sekarang.

 

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya