Kategori : 
Bisnis

Deadstock: Cara Mengelola dan Menghindarinya

Pernah dengar istilah deadstock? Kalau Anda menjalankan bisnis, terutama yang bergerak di manufaktur atau retail, pasti sudah nggak asing lagi dengan istilah ini. Deadstock merujuk pada barang-barang yang tersimpan di gudang tapi nggak terjual dalam jangka waktu lama. Nah, kondisi ini tentunya sangat tidak diinginkan oleh para pebisnis, karena bisa merugikan bisnis Anda secara finansial.

deadstock

Dalam artikel ini, kita akan ngobrolin lebih jauh soal apa itu deadstock, kenapa bisa terjadi, dan tentunya bagaimana cara mengelola serta menghindarinya agar bisnis Anda tetap sehat. Siap? Yuk, kita mulai!

Apa Itu Deadstock?

Secara sederhana, deadstock adalah barang atau produk yang ada di gudang tapi nggak kunjung terjual. Jadi, produk ini bisa dibilang udah “mati” karena sudah nggak ada yang minat beli lagi. Biasanya, barang-barang deadstock ini adalah produk yang sudah ketinggalan zaman, melewati masa tren, atau mungkin kualitasnya menurun sehingga kurang diminati oleh konsumen.

Menurut Brightpearl, deadstock juga bisa diartikan sebagai inventaris yang gagal terjual dan punya peluang sangat kecil untuk bisa laku di masa depan. Penyebabnya macam-macam, mulai dari kualitas produk yang menurun, barang yang sudah kadaluarsa, hingga produk yang sudah lewat dari masa trennya. Barang-barang ini sering kali mengendap di gudang dan hanya makan tempat serta biaya penyimpanan.

Nah, kalau barang ini akhirnya terjual pun, biasanya harga jualnya sudah sangat rendah karena faktor waktu yang berlalu. Selain itu, menyimpan deadstock dalam waktu lama tentu memakan biaya penyimpanan yang makin membengkak. Makanya, menghindari deadstock adalah salah satu langkah penting dalam menjaga efisiensi bisnis.

Penyebab Terjadinya Deadstock

Ada beberapa faktor utama yang bikin barang di gudang bisa jadi deadstock. Salah satunya adalah tren musiman. Misalnya, kalau Anda menjual produk yang cuma laris di musim tertentu, seperti pakaian musim dingin, maka stok yang nggak terjual setelah musimnya lewat bisa berisiko jadi deadstock.

Faktor kedua adalah sistem manajemen inventaris yang kurang efektif. Kalau Anda nggak punya kontrol yang baik atas persediaan barang, bisa-bisa Anda kelebihan stok. Selain itu, manajemen yang buruk juga bisa bikin barang-barang yang ada di gudang mengalami penurunan kualitas karena terlalu lama disimpan. Bayangkan saja, barang-barang yang sebenarnya masih bagus malah rusak karena terlalu lama nganggur di gudang.

Terakhir, kualitas produk yang nggak memenuhi standar juga bisa jadi penyebab deadstock. Kalau produk cacat atau kualitasnya rendah, sudah pasti konsumen nggak akan tertarik untuk membelinya. Akibatnya, barang-barang tersebut hanya akan mengendap di gudang.

Cara Menghindari Terjadinya Deadstock

Kalau Anda nggak mau bisnis Anda terjebak dalam masalah deadstock, ada beberapa langkah yang bisa Anda terapkan untuk menghindarinya. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Analisis Permintaan Pasar dengan Cermat

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memahami permintaan pasar. Ini penting banget supaya Anda nggak salah dalam memperkirakan jumlah stok yang harus disediakan. Gunakan data historis dan alat peramalan untuk memperkirakan permintaan masa depan secara lebih akurat. Anda bisa menganalisis riwayat pesanan sebelumnya atau memantau aktivitas kompetitor untuk mendapatkan gambaran tentang tren pasar. Dengan begitu, Anda bisa memesan persediaan dalam jumlah yang tepat sesuai dengan kebutuhan pasar.

2. Gunakan Sistem FIFO

Prinsip First-In, First-Out (FIFO) adalah salah satu cara yang efektif untuk mencegah deadstock. Dengan metode ini, barang-barang yang masuk lebih dulu ke gudang harus menjadi yang pertama dijual atau digunakan. Jadi, barang yang sudah lama ada di gudang nggak akan tertinggal dan menumpuk. Selain itu, Anda juga perlu melakukan rotasi persediaan secara berkala agar barang-barang lama nggak terlalu lama tersimpan.

3. Jangan Terlalu Banyak Stok Barang

Mungkin Anda tergoda untuk membeli barang dalam jumlah besar karena harga grosir yang lebih murah, tapi hati-hati, ya. Jangan sampai barang yang Anda beli dalam jumlah banyak malah jadi deadstock karena permintaan pasar nggak sesuai harapan. Lebih baik, sesuaikan jumlah stok dengan permintaan pasar dan siklus produk. Anda bisa menerapkan sistem minimum order quantity (MOQ) atau titik pemesanan ulang (reorder point) untuk menghindari kelebihan stok.

4. Gunakan Promosi atau Diskon

Kalau Anda sudah terlanjur memiliki barang yang berpotensi jadi deadstock, salah satu cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memberikan diskon atau promosi. Strategi ini bisa mendorong konsumen untuk membeli produk tersebut sebelum menjadi deadstock. Anda bisa menggabungkan produk tersebut dengan produk lain (bundling) atau memberikan potongan harga khusus di saluran penjualan tertentu seperti e-commerce, website, atau media sosial. Namun, pastikan diskon yang Anda berikan nggak membuat bisnis Anda rugi lebih besar.

5. Perhatikan Penyimpanan Barang

Penyimpanan yang baik juga penting untuk mencegah barang rusak atau kadaluarsa. Pastikan Anda menyimpan barang dengan rapi dan teratur, terutama untuk barang-barang yang rentan terhadap kerusakan. Selain itu, lakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan barang-barang tersebut masih dalam kondisi baik. Salah satu cara yang bisa Anda terapkan adalah mengelola SKU (stock keeping unit) untuk memantau barang dan menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif.

6. Bangun Hubungan Baik dengan Pemasok

Kerja sama dengan pemasok juga penting dalam menghindari deadstock. Jalin komunikasi yang baik dengan pemasok Anda mengenai perubahan permintaan atau stok yang Anda butuhkan. Dengan begitu, Anda bisa lebih fleksibel dalam menyesuaikan jumlah stok yang diperlukan dan menghindari kelebihan persediaan.

Dampak Negatif Deadstock Terhadap Bisnis

Deadstock jelas membawa dampak negatif yang signifikan terhadap bisnis, terutama dalam hal keuangan. Salah satu dampak paling terasa adalah biaya penyimpanan yang terus bertambah. Semakin lama barang disimpan, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan untuk penyimpanan. Belum lagi, deadstock juga memakan ruang gudang yang seharusnya bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang lain yang lebih cepat terjual.

Selain itu, adanya deadstock juga bisa mengganggu arus kas bisnis Anda. Karena barang-barang tersebut nggak terjual, maka uang yang seharusnya berputar menjadi macet di gudang. Ini tentu bisa mengganggu kelangsungan bisnis Anda dalam jangka panjang, terutama jika Anda nggak punya strategi yang jelas untuk mengatasi masalah ini.

Cara Mengatasi Deadstock yang Sudah Ada

Kalau deadstock sudah terlanjur menumpuk di gudang, Anda harus segera mengambil langkah-langkah untuk mengelolanya. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan antara lain:

  • Diskon Besar-besaran: Coba lakukan clearance sale untuk barang-barang yang sudah terlanjur menjadi deadstock. Diskon besar bisa menarik minat konsumen untuk membeli produk tersebut.
  • Donasi atau Daur Ulang: Jika barang tersebut sudah terlalu lama dan sulit terjual, Anda bisa mendonasikannya atau mendaur ulang jika memungkinkan. Ini nggak hanya membantu Anda mengosongkan gudang, tapi juga memberikan dampak sosial yang positif.
  • Ciptakan Tren Baru: Kalau Anda punya strategi pemasaran yang kreatif, coba ciptakan tren baru yang bisa membuat produk deadstock tersebut kembali diminati.

Kesimpulan

Deadstock adalah masalah yang sering dihadapi oleh banyak bisnis, terutama yang bergerak di bidang retail dan manufaktur. Namun, dengan manajemen yang baik dan strategi yang tepat, Anda bisa menghindari terjadinya deadstock dan menjaga kesehatan keuangan bisnis Anda. Selalu pantau permintaan pasar, gunakan sistem FIFO, dan jangan ragu untuk memberikan diskon jika diperlukan. Dengan begitu, Anda bisa menjaga agar stok barang di gudang tetap bergerak dan bisnis Anda tetap lancar.

Baca Sekarang
selengkapnya

Kenaikan PPN Jadi 12 Persen di 2025: Barang Apa Aja yang Kena Dampaknya?

Hai Sobat Cuan! Udah denger kabar tentang kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang bakal jadi 12%? Yap, mulai 1 Januari 2025, pemerintah bakal menaikkan tarif Pajak tersebut dari yang tadinya 11% menjadi 12%. Kenaikan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Pasti banyak dari Sobat yang bertanya-tanya, barang apa aja sih yang bakal kena dampak dari kenaikan ini? Atau ada juga yang penasaran, apa barang atau jasa tertentu bakal dikecualikan dari kenaikan ini?

pajak ppn

Nah, biar lebih jelas, yuk kita kupas satu per satu soal barang dan jasa yang bakal kena pajak, dan barang apa aja yang nggak kena Pajak PPN.

PPN 12 Persen Mulai Berlaku di 2025, Apa Aja Dampaknya?

Sobat, PPN atau Pajak Pertambahan Nilai adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi barang dan jasa di dalam negeri. Jadi, tiap kali kita beli barang atau pakai jasa, sebagian dari harga yang kita bayarkan itu adalah Pajak tersebut. Nah, mulai dari tahun 2025, Sobat akan merasakan sedikit kenaikan harga karena tarif Pajak tersebut bakal naik jadi 12%. Kenaikan ini memang bukan pertama kali, karena sebelumnya Pajak tersebut juga naik dari 10% jadi 11% pada April 2022.

Tujuan utama dari kenaikan ini adalah untuk menambah pemasukan negara. Dan tentu aja, Sobat perlu siap-siap nih buat perubahan harga yang bakal terasa di beberapa sektor. Tapi, tenang, nggak semua barang dan jasa bakal kena Pajak tersebut kok. Ada beberapa pengecualian yang udah diatur dalam undang-undang. Kita bakal bahas lebih lanjut di bawah!

Barang dan Jasa yang Dikecualikan dari PPN

Pertama-tama, kita ngomongin dulu nih barang dan jasa yang nggak kena Pajak tersebut. Menurut Pasal 4A UU HPP, ada beberapa kelompok barang dan jasa yang dibebaskan dari Pajak tersebut, alias nggak bakal terpengaruh kenaikan 12% ini.

Barang yang Dikecualikan dari PPN:

  1. Makanan dan Minuman di Tempat Makan
    Barang-barang yang dijual di restoran, hotel, warung, atau tempat makan lainnya nggak dikenakan PPN. Jadi, kalau Sobat makan di luar atau pesan katering, tenang aja, harga yang Sobat bayar nggak termasuk PPN 12% karena sudah termasuk pajak daerah.
  2. Uang, Emas Batangan, dan Surat Berharga
    Barang-barang yang termasuk uang, emas batangan (khusus untuk cadangan devisa negara), dan surat berharga juga nggak kena PPN.

Jasa yang Dikecualikan dari PPN:

  1. Jasa Keagamaan
    Semua jenis jasa yang berkaitan dengan aktivitas keagamaan, seperti layanan di tempat ibadah, nggak dikenakan PPN.
  2. Jasa Kesenian dan Hiburan
    Jasa yang dilakukan oleh pekerja seni dan hiburan, seperti konser atau pertunjukan, juga nggak kena PPN, karena ini merupakan objek pajak daerah.
  3. Jasa Perhotelan
    Kalau Sobat nginap di hotel atau menyewa ruangan di hotel, nggak perlu khawatir soal PPN karena jasa ini udah dikenakan pajak daerah, bukan PPN.
  4. Jasa Pemerintah
    Jasa yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan umum, seperti layanan administrasi atau pelayanan publik, nggak kena PPN.
  5. Jasa Penyediaan Tempat Parkir
    Parkir kendaraan juga termasuk dalam jasa yang bebas PPN, karena ini diatur sebagai pajak daerah.
  6. Jasa Katering
    Kalau Sobat suka pesan katering buat acara atau kebutuhan harian, jasa boga atau katering juga nggak dikenakan PPN.

Barang dan Jasa yang Kena PPN

Nah, setelah kita bahas barang dan jasa yang bebas dari Pajak, sekarang kita lihat daftar barang dan jasa yang bakal kena PPN 12% di 2025. Mengacu pada UU Nomor 42 Tahun 2009, berikut adalah jenis barang dan jasa yang dikenakan Pajak:

  1. Barang Kena Pajak (BKP)
    Semua barang yang diproduksi di dalam negeri atau diimpor dari luar negeri yang sifatnya kena pajak akan dikenakan PPN. Misalnya, produk elektronik seperti televisi, kulkas, dan gadget bakal kena PPN. Begitu juga barang-barang kayak tas, pakaian, sepatu, hingga kosmetik.
  2. Impor Barang
    Setiap barang yang diimpor ke Indonesia juga kena PPN, mulai dari bahan baku industri hingga barang konsumsi. Jadi, kalau Sobat beli barang dari luar negeri, jangan kaget kalau harganya naik karena kena PPN impor.
  3. Jasa Kena Pajak (JKP)
    Layanan atau jasa yang ditawarkan di dalam negeri, seperti jasa perbaikan, konstruksi, hingga layanan teknologi informasi, bakal kena PPN. Layanan digital seperti langganan Netflix, Spotify, atau platform streaming lainnya juga termasuk jasa yang kena PPN.
  4. Ekspor Barang dan Jasa
    Pengusaha yang mengekspor barang kena pajak ke luar negeri juga dikenakan PPN. Begitu juga ekspor jasa kena pajak, seperti jasa konsultasi atau pengembangan teknologi.

Jadi, misalnya Sobat beli baju, sepatu, atau produk kecantikan, Sobat perlu siap-siap buat kena PPN 12% mulai tahun depan. Begitu juga kalau Sobat langganan layanan streaming kayak Netflix atau Spotify, bakal ada tambahan biaya karena layanan ini juga dikenakan Pajak.

Bagaimana Kenaikan PPN Mempengaruhi Konsumen?

Kenaikan Pajak tersebut dari sebelumnya 11% ke 12% tentu bakal terasa buat sebagian konsumen. Bayangin aja, setiap barang atau jasa yang Sobat beli harganya bakal sedikit naik karena tambahan Pajak. Misalnya, kalau Sobat beli produk elektronik seharga Rp1 juta, dengan PPN 11%, Sobat bakal bayar Rp1,110,000. Tapi dengan Pajak tersebut menjadi 12%, harganya jadi Rp1,120,000. Meskipun perbedaannya cuma sedikit, tapi kalau dikalikan dengan banyak pembelian, tentu bakal terasa.

Selain itu, sektor bisnis juga bakal ikut terpengaruh. Pengusaha harus menyesuaikan harga jual mereka untuk mengimbangi kenaikan Pajak. Meskipun Pajak ini ditanggung oleh konsumen, pengusaha perlu melakukan perubahan dalam sistem penagihan dan administrasi pajak mereka.

Apa yang Bisa Sobat Lakukan?

Sebagai konsumen, Sobat bisa melakukan beberapa hal untuk menghadapi kenaikan Pajak tersebut. Pertama, Sobat bisa mulai lebih cermat dalam mengatur pengeluaran. Prioritaskan kebutuhan dan alokasikan dana dengan bijak. Kedua, Sobat bisa memanfaatkan promo atau diskon dari penjual untuk mengimbangi kenaikan harga akibat Pajak tersebut. Banyak toko yang biasanya memberikan diskon besar menjelang akhir tahun, jadi manfaatkan kesempatan ini!

Selain itu, penting buat Sobat untuk lebih memahami mana barang yang kena Pajak tersebut dan mana yang nggak. Dengan begitu, Sobat bisa lebih bijak dalam berbelanja dan nggak kaget dengan perubahan harga yang terjadi.

Kesimpulan

Kenaikan PPN menjadi 12% di tahun 2025 mungkin bikin Sobat Cuan merasa ada beban tambahan saat belanja barang atau jasa. Tapi, dengan pemahaman yang lebih baik tentang apa aja barang dan jasa yang kena atau nggak kena Pajak, Sobat bisa lebih siap dalam menghadapi perubahan ini. Ingat, tujuan dari kenaikan Pajak ini adalah untuk meningkatkan pemasukan negara yang nantinya bisa digunakan buat pembangunan nasional dan layanan publik.

Jadi, jangan terlalu khawatir, Sobat! Selama kita bisa mengatur pengeluaran dengan bijak dan memahami peraturan pajak yang berlaku, kenaikan Pajak tersebut bisa dikatan nggak akan terlalu membebani. Selalu cek lagi harga barang sebelum membeli, dan manfaatkan berbagai diskon yang ada. Siap menyongsong 2025 dengan penuh perencanaan keuangan yang lebih baik? Yuk, atur keuangan Sobat dengan lebih cermat dengan moota mulai sekarang!

Baca Sekarang
selengkapnya

Pentingnya Call to Action (CTA) dalam Marketing

Sobat Cuan, pernah nggak sih kamu mampir ke sebuah situs web dan merasa bingung tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya? Nah, inilah pentingnya Call to Action (CTA). CTA bukan hanya sekadar tombol atau link biasa, tapi lebih ke arah penggerak utama yang memandu pengunjung untuk melakukan sesuatu, baik itu membeli, mendaftar, atau bahkan sekadar mendapatkan info lebih lanjut.

Apa Itu Call to Action (CTA)?

Jadi, apa sih sebenarnya CTA itu? Call to Action atau CTA adalah elemen penting dalam pemasaran digital. Sederhananya, CTA adalah ajakan yang jelas dan terarah untuk menggerakkan pengunjung melakukan sesuatu. Misalnya, kamu punya bisnis online dan pengen calon pelanggan belanja produkmu, CTA-lah yang memberi petunjuk ke mana mereka harus mengklik.

CTA biasanya berbentuk tombol atau teks yang menyuruh pengunjung melakukan tindakan spesifik. Mulai dari "Daftar Sekarang", "Dapatkan Diskon", hingga "Coba Gratis", CTA ini benar-benar berperan besar dalam mengarahkan orang ke langkah selanjutnya.

Kenapa CTA Itu Penting?

Tanpa CTA yang efektif, pengunjung situsmu mungkin cuma akan bolak-balik di halaman tanpa tahu apa yang harus dilakukan. Dengan CTA yang tepat, kamu bisa mengubah pengunjung yang hanya sekadar mampir jadi pelanggan tetap. Bahkan, kamu juga bisa meningkatkan interaksi dan mengarahkan mereka untuk terlibat lebih jauh, seperti mendaftar newsletter atau mengisi formulir untuk mendapatkan info lebih lanjut.

Di sinilah CTA menjadi penentu keberhasilan strategi marketing kamu. Dengan CTA yang kuat, kamu bisa memandu orang menuju konversi, alias tindakan yang kamu inginkan dari mereka. Jadi, apakah kamu sedang mencari lebih banyak leads, pelanggan, atau penjualan, CTA-lah yang memainkan peran kuncinya.

Psikologi di Balik CTA yang Efektif

Nah, CTA yang bekerja dengan baik sebenarnya didasarkan pada beberapa prinsip psikologi dasar. Nggak cuma soal kata-kata yang catchy, tapi juga bagaimana CTA tersebut bisa mempengaruhi perilaku pengunjung. Yuk, kita bahas beberapa prinsip penting yang bisa bikin CTA kamu lebih efektif.

  1. Kata-Kata Jelas dan Menarik
    Kata-kata dalam CTA harus jelas, lugas, dan menggugah minat. Coba bandingkan "Klik di sini" dengan "Dapatkan Diskon 20% Sekarang!" Jelas, yang kedua jauh lebih menarik, kan? Penggunaan bahasa yang langsung menyasar kebutuhan atau keinginan pengunjung bisa mendorong mereka untuk mengambil tindakan.
  2. Penempatan Strategis
    Posisi CTA juga nggak kalah penting, lho. Sebisa mungkin, letakkan CTA di tempat yang mudah ditemukan, misalnya di bagian atas halaman atau di posisi yang terlihat tanpa perlu pengunjung melakukan scroll. Ini memastikan CTA selalu terlihat dan mudah diakses.
  3. Insentif yang Menggiurkan
    Berikan alasan yang kuat kenapa pengunjung harus mengklik CTA kamu. Bisa berupa penawaran spesial, seperti "Dapatkan E-book Gratis" atau "Beli Sekarang, Hemat 50%." Insentif ini memberi dorongan ekstra bagi pengunjung untuk mengambil tindakan.
  4. Penggunaan Bahasa Tindakan
    Pilih kata-kata yang mengajak untuk bertindak, seperti "Dapatkan", "Coba", atau "Daftar". Kata kerja seperti ini memancing rasa ingin tahu sekaligus membuat pengunjung lebih termotivasi untuk mengklik.

Tips Membuat CTA yang Efektif

Setelah paham prinsip dasar CTA, sekarang kita masuk ke beberapa tips praktis untuk membuat CTA yang lebih menggigit. Nggak cuma soal teks, tapi juga desain, warna, dan posisinya juga penting. Yuk, kita simak!

  1. Pertimbangkan Warna dan Desain
    CTA harus menonjol dari elemen lain di halaman situs. Jadi, pastikan tombol CTA menggunakan warna yang kontras dengan latar belakang situs. Warna-warna yang sering digunakan dan efektif adalah hijau, merah, atau oranye. Warna-warna ini secara psikologis memang memancing perhatian lebih cepat.
  2. Teks yang Singkat tapi Mengena
    CTA yang efektif biasanya nggak terlalu panjang. Cukup dengan beberapa kata yang langsung to the point. Misalnya, "Beli Sekarang" atau "Daftar Gratis". Intinya, CTA harus mengkomunikasikan pesan yang jelas dalam waktu singkat.
  3. Uji A/B untuk Hasil Maksimal
    Coba lakukan uji A/B untuk menemukan CTA mana yang paling efektif. Kamu bisa bereksperimen dengan berbagai teks, warna, dan posisi CTA di halaman. Dengan cara ini, kamu bisa mengukur mana yang paling banyak di-klik dan mana yang perlu diperbaiki.
  4. Sesuaikan dengan Responsif
    Pastikan CTA kamu bisa dilihat dan diakses dengan mudah di semua perangkat, baik itu desktop, tablet, maupun ponsel. Karena sekarang ini, banyak orang yang mengakses situs melalui ponsel, CTA yang responsif adalah keharusan.

Contoh CTA yang Efektif

Contoh CTA yang baik biasanya memberikan manfaat langsung yang bisa didapatkan pengunjung. Misalnya, kalau kamu menawarkan kursus online, CTA-nya bisa berbunyi "Mulai Belajar Sekarang" atau "Daftar untuk Kursus Gratis". Ini nggak hanya mengajak pengunjung untuk bertindak, tapi juga menjelaskan keuntungan yang mereka dapat.

Atau, kalau kamu menjual produk, CTA seperti "Dapatkan Diskon Hari Ini" atau "Coba Gratis Selama 7 Hari" akan jauh lebih menggoda dibandingkan sekadar "Klik di Sini". Jadi, selalu pastikan CTA memberikan nilai tambah atau insentif yang bisa membuat pengunjung lebih tertarik untuk mengklik.

Yuk Buruan Daftar!

Jangan Lupa Pantau Hasilnya

Setelah CTA kamu live, jangan lupa untuk memantau performanya. Kamu bisa menggunakan tools analytics untuk melihat seberapa banyak pengunjung yang mengklik CTA dan berapa banyak dari mereka yang akhirnya melakukan konversi. Dengan begitu, kamu bisa terus mengoptimalkan CTA dan strategi marketing kamu.

Tambahkan CTA di Semua Media

CTA nggak cuma bisa dipasang di situs web, lho. Kamu juga bisa menambahkan CTA di media sosial, email marketing, bahkan di konten blog. Misalnya, di akhir postingan blog, kamu bisa menambahkan CTA untuk mengajak pembaca mendaftar newsletter atau mencoba produk kamu. Atau di media sosial, kamu bisa mengarahkan followers untuk klik link di bio.

Kesimpulan

Sobat Cuan, nggak bisa dipungkiri kalau Call to Action atau CTA itu sangat penting dalam marketing. Mulai dari meningkatkan konversi hingga membangun hubungan lebih dalam dengan pengunjung, CTA adalah elemen yang nggak boleh dilewatkan. Dengan CTA yang tepat, bisnis kamu bisa berkembang lebih cepat dan lebih efektif.

Dan sebelum kita selesai, izinkan saya juga menyarankan kamu untuk menggunakan Moota.co sebagai tools yang bisa membantu kamu mengelola transaksi bisnis. Dengan Moota, kamu bisa memantau transaksi bank secara otomatis, sehingga kamu bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis tanpa khawatir kehilangan transaksi penting.

Semoga artikel ini membantu kamu membuat CTA yang efektif, Sobat! 🚀

Baca Sekarang
selengkapnya

Penyebab Saldo Rekening Minus & Cara Mencegahnya

Halo Sobat Cuan! Pernah nggak kamu cek saldo rekening dan tiba-tiba saldo kamu jadi minus? Rasanya pasti bikin kaget, ya! Tapi, tenang aja, situasi ini lumayan sering terjadi dan biasanya nggak langsung bikin uang kita hilang. Saldo minus ini lebih ke pengingat bahwa ada kewajiban yang belum kita penuhi. Yang penting, kita tetap waspada dan tahu apa penyebabnya biar nggak kejadian lagi di kemudian hari.

Buat kamu yang pengen tahu lebih cepat kalau saldo rekening minus, ada tips nih—gunakan Moota! Aplikasi ini bakal bantu kamu memantau mutasi rekening secara otomatis, jadi nggak ada lagi ceritanya saldo minus datang tiba-tiba tanpa kita sadari.

rekening minus

Di artikel ini, kita bakal bahas beberapa alasan kenapa saldo rekening bisa minus dan gimana cara mencegahnya biar kamu nggak sering kaget pas buka aplikasi bank. Yuk, simak sampai habis!

1. Autodebet Pinjaman Online

Industri jasa keuangan juga enggak ketinggalan zaman dengan memanfaatkan teknologi. Salah satunya adalah aplikasi pinjaman online yang menawarkan kenyamanan dalam membayar angsuran. Mereka akan mendebet angsuran otomatis dari rekening yang kita daftarkan. Tujuannya, tentu saja, agar kita enggak lupa membayar.

Dengan banyak banget munculnya aplikasi pinjaman online yang menawarkan kemudahan dalam pembayaran angsuran. Biasanya, mereka menyediakan fitur autodebet, yang artinya mereka akan otomatis menarik dana dari rekening yang kamu daftarkan untuk membayar angsuran setiap bulan. Fitur ini sebenarnya sangat membantu, terutama buat kamu yang suka lupa bayar tagihan.

Tapi, ada satu hal yang perlu diwaspadai. Kalau saldo di rekeningmu nggak cukup waktu jadwal autodebet dilakukan, otomatis saldo kamu bakal jadi minus. Karena itu, pastikan saldo selalu cukup setiap kali jadwal autodebet tiba. Supaya lebih gampang, kamu bisa manfaatin Moota buat cek saldo kapan pun dan pastikan nggak ada saldo yang tiba-tiba terjun bebas ke angka minus.

2. Transfer Terjadwal

Fitur transfer terjadwal juga jadi salah satu fitur favorit di mobile banking dan internet banking. Kamu bisa atur transfer otomatis ke rekening lain dengan tanggal dan nominal yang sudah kamu tentukan. Misalnya, buat bayar tagihan bulanan, kirim uang ke keluarga, atau keperluan lainnya, fitur ini sangat memudahkan.

Namun, sama seperti autodebet, masalah muncul kalau saldo rekening nggak mencukupi pada saat jadwal transfer tiba. Hasilnya? Yup, saldo jadi minus. Karena itu, penting banget buat selalu cek saldo sebelum jadwal transfer datang. Jangan sampai kita lagi santai-santai, tiba-tiba saldo di rekening kita berkurang lebih dari yang diharapkan.

Untuk membantu kamu memantau saldo secara real-time, Moota lagi-lagi jadi solusi yang bisa kamu andalkan. Dengan Moota, kamu bisa cek saldo dan mutasi rekening setiap hari tanpa harus repot login ke aplikasi bank berkali-kali.

Mulai Gratis

3. Penarikan Data Harian

Bank juga melakukan penarikan data harian dari rekening kita untuk keperluan internal, dan hal ini bisa bikin saldo jadi minus sementara. Biasanya, penarikan data harian ini bersifat otomatis dan berlangsung sementara, jadi saldo kamu akan kembali seperti semula setelah beberapa jam. Walau sedikit mengganggu, kamu nggak perlu khawatir berlebihan. Biasanya, setelah beberapa jam atau maksimal tiga jam, saldo kamu akan kembali normal dan bisa digunakan seperti biasa.

Selama proses ini berlangsung, kamu tetap bisa melakukan transaksi seperti biasa, meskipun saldo rekening minus. Tapi, pastikan kamu cek saldo secara berkala buat memastikan semuanya berjalan dengan lancar, ya. Dan sekali lagi, aplikasi seperti Moota bisa bantu kamu buat memonitor saldo dan mutasi secara real-time, sehingga nggak ada lagi kejadian saldo minus yang bikin bingung.

4. Perbaikan Layanan

Saldo tiba-tiba minus tapi kamu nggak punya utang atau tagihan? Mungkin bank sedang melakukan perbaikan layanan atau maintenance sistem. Kadang-kadang, saat bank memperbarui sistem mereka, saldo kita bisa jadi minus sementara. Namun, hal ini biasanya cuma bersifat sementara dan nggak akan mempengaruhi transaksi harian kamu.

Selama perbaikan ini berlangsung, kamu masih bisa melakukan transaksi seperti biasa, seperti transfer uang atau belanja online. Tapi tetap, cek saldo dan mutasi rekeningmu secara berkala supaya nggak ada kesalahan atau gangguan dalam transaksi.

5. Potongan Bulanan

Nah, ini yang paling umum terjadi. Setiap bank pasti punya potongan bulanan untuk biaya administrasi rekening, entah itu untuk pemeliharaan sistem atau layanan lainnya. Potongan ini mungkin terkesan kecil, tapi kalau saldo kamu sedikit atau pas-pasan, potongan bulanan ini bisa bikin saldo jadi minus.

Misalnya, kalau saldo kamu tinggal sedikit tapi ada potongan administrasi, saldo kamu bisa turun sampai minus. Jadi, selalu periksa ketentuan biaya administrasi yang berlaku di bank yang kamu gunakan. Jangan sampai gara-gara potongan bulanan kecil, saldo rekening kamu malah jadi minus.

Cara Mencegah Saldo Rekening Minus

Setelah tahu apa saja penyebab saldo minus, pasti kamu penasaran dong, gimana caranya supaya hal ini bisa dicegah? Yuk, kita bahas beberapa tips yang bisa kamu lakukan biar saldo rekening kamu selalu aman dan nggak minus lagi!

  1. Pantau Saldo Secara Berkala Ini tips paling sederhana, tapi sering dilupakan. Pastikan kamu selalu cek saldo rekening secara berkala, terutama sebelum jadwal autodebet, transfer terjadwal, atau transaksi lainnya. Dengan rutin memantau saldo, kamu bisa mencegah kejadian saldo minus sebelum terlambat. Gunakan aplikasi Moota untuk memudahkan pemantauan mutasi rekeningmu setiap saat tanpa ribet!
  2. Atur Jadwal Autodebet dan Transfer Terjadwal dengan Bijak Kalau kamu menggunakan fitur autodebet atau transfer terjadwal, pastikan jadwalnya sesuai dengan waktu kamu menerima pendapatan atau gaji. Misalnya, atur jadwal autodebet setelah kamu menerima gaji, bukan sebelum. Ini membantu agar saldo kamu selalu cukup untuk menutupi pembayaran yang perlu dilakukan.
  3. Sediakan Dana Cadangan Selalu sediakan saldo cadangan di rekeningmu. Jangan biarkan saldo terlalu tipis, karena potongan administrasi atau penarikan data harian bisa membuat saldo kamu minus. Dengan memiliki dana cadangan, kamu bisa lebih tenang dan terhindar dari kejadian saldo minus yang nggak terduga.
  4. Gunakan Aplikasi Pemantau Transaksi Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, aplikasi seperti Moota bisa sangat membantu kamu dalam memantau saldo dan mutasi rekening secara otomatis. Dengan notifikasi yang real-time, kamu bisa langsung tahu kalau ada perubahan saldo, termasuk kalau saldo kamu mulai mendekati minus.
  5. Periksa Tagihan dan Utang Secara Berkala Jangan lupa untuk selalu memeriksa tagihan atau utang yang harus dibayar. Terkadang kita lupa kalau ada pembayaran yang belum dilakukan, dan ini bisa menyebabkan saldo minus saat autodebet dilakukan. Dengan memeriksa tagihan secara rutin, kamu bisa menghindari kejadian yang bikin kaget ini.

Kesimpulan

Saldo rekening minus memang bikin panik, tapi dengan memahami penyebab dan cara mencegahnya, kamu bisa lebih siap menghadapinya. Yang paling penting adalah selalu memantau saldo secara rutin, mengatur jadwal pembayaran dengan bijak, dan menggunakan aplikasi seperti Moota untuk memudahkan pemantauan mutasi rekeningmu. Dengan begitu, kejadian saldo minus bisa dihindari, dan kamu bisa lebih fokus mengelola keuangan dengan tenang.

Nah, itu tadi beberapa penyebab saldo rekening minus dan cara mengatasinya. Bagi kita yang berbisnis, khususnya toko online, kita harus selalu memantau saldo kita. Nah, dengan Moota, kita bisa melakukannya dengan lebih mudah. Jadi, kunjungi Moota sekarang juga, ya!😊

Baca Sekarang
selengkapnya

Cara Mengatur Gaji 4 Jutaan di Tahun 2024

Mengatur keuangan dengan gaji 4 jutaan memang bisa jadi tantangan, tapi bukan berarti gak mungkin! Apalagi di tahun 2024 ini, kebutuhan hidup terus meningkat, dan banyak dari kita yang harus pintar-pintar mengelola pemasukan. Gaji 4 jutaan memang terlihat pas-pasan, tapi dengan manajemen yang tepat, kamu bisa tetap hidup nyaman dan bahkan menabung.

Nah, di artikel ini, kita bakal bahas cara mengatur gaji 4 jutaan agar tetap bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, menabung, dan pastinya menghindari utang. Yuk, simak tips lengkapnya!

1. Tentukan Prioritas Pengeluaran

Sebelum masuk ke pembagian anggaran, yang pertama kamu perlu lakukan adalah menentukan prioritas pengeluaran. Setiap orang punya kebutuhan yang berbeda, tapi ada beberapa hal yang sifatnya wajib, seperti:

  • Kebutuhan pokok: Makanan, tempat tinggal, dan transportasi.
  • Tagihan bulanan: Listrik, air, internet, dan pulsa/kuota.
  • Dana darurat: Ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga.

Dengan menentukan prioritas, kamu bisa lebih mudah membagi gaji ke berbagai pos tanpa bingung. Sebagai contoh, pastikan kebutuhan pokok terpenuhi dulu, baru alokasikan ke yang lain. Jangan lupa, selalu sisihkan untuk dana darurat, meskipun sedikit.

2. Buat Anggaran Bulanan

Langkah selanjutnya adalah membuat anggaran bulanan yang realistis. Anggaran ini bakal jadi panduan kamu dalam menggunakan gaji 4 jutaan. Pembagian yang bisa kamu coba adalah sebagai berikut:

  • 50% untuk kebutuhan pokok: Termasuk makanan, tempat tinggal, transportasi, dan tagihan bulanan. Misalnya, jika kamu tinggal di kosan dengan sewa Rp1,5 juta, kamu masih punya sisa untuk makan dan transportasi.
  • 30% untuk gaya hidup: Pengeluaran yang terkait hiburan, hobi, atau kebutuhan sekunder lainnya. Misalnya, nongkrong sama teman, nonton film, atau belanja bulanan di supermarket.
  • 20% untuk menabung dan investasi: Meskipun gaji 4 jutaan, jangan sampai lupa menabung, ya! Bahkan sedikit demi sedikit, lama-lama bisa jadi gunung. Kamu juga bisa mulai belajar investasi kecil-kecilan, seperti reksa dana atau emas.

Kamu bisa sesuaikan anggaran ini dengan kebutuhan pribadi, tapi usahakan tetap ada porsi untuk menabung dan investasi. Ini penting untuk keamanan finansial di masa depan.

3. Atur Pengeluaran Harian

Setelah punya anggaran bulanan, langkah berikutnya adalah mengatur pengeluaran harian. Pastikan kamu tidak belanja lebih dari yang sudah dianggarkan. Cara mudahnya, buat catatan pengeluaran harian. Kamu bisa menggunakan aplikasi keuangan atau sekadar mencatat di buku catatan.

Misalnya, jika kamu menganggarkan Rp50.000 per hari untuk makan, pastikan kamu tidak melebihi batas ini. Dengan begitu, pengeluaran kamu tetap terkendali dan tidak akan ada kebocoran anggaran yang bikin dompet jebol di akhir bulan.

Mulai Gratis

4. Manfaatkan Diskon dan Promo

Siapa bilang mengatur keuangan harus selalu ketat? Kamu tetap bisa menikmati hidup dengan cara yang cerdas. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan diskon dan promo. Di tahun 2024, makin banyak promo yang bisa kamu manfaatkan, baik di toko fisik maupun online.

Gunakan aplikasi belanja online atau dompet digital yang sering memberikan cashback atau diskon. Tapi, tetap berhati-hati agar tidak terjebak dalam godaan belanja berlebihan hanya karena ada promo. Ingat, tujuan utamanya adalah berhemat!

5. Batasi Penggunaan Kartu Kredit

Jika kamu punya kartu kredit, pastikan kamu menggunakannya dengan bijak. Hindari menggunakan kartu kredit untuk belanja barang-barang yang sebenarnya tidak perlu. Utang kartu kredit bisa jadi beban yang besar kalau kamu tidak segera melunasinya.

Jika memungkinkan, hindari penggunaan kartu kredit untuk kebutuhan sehari-hari. Sebaiknya gunakan uang tunai atau debit untuk memastikan kamu hanya mengeluarkan uang sesuai dengan anggaran yang sudah kamu buat.

6. Sisihkan Dana Darurat dan Asuransi

Gaji 4 jutaan memang terasa pas-pasan, tapi kamu tetap perlu menyisihkan sebagian untuk dana darurat dan asuransi. Idealnya, dana darurat ini bisa mencukupi kebutuhan hidup selama 3-6 bulan. Meskipun menyisihkan Rp100.000 atau Rp200.000 per bulan terasa sedikit, tapi lama-lama akan terkumpul.

Selain itu, pertimbangkan untuk memiliki asuransi kesehatan atau jiwa. Biaya kesehatan yang tidak terduga bisa sangat menguras tabungan jika kamu tidak punya perlindungan. Saat ini, banyak asuransi yang terjangkau dengan premi bulanan yang tidak memberatkan.

7. Cari Penghasilan Tambahan

Kalau kamu merasa gaji 4 jutaan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan, tidak ada salahnya mencari penghasilan tambahan. Di era digital ini, banyak peluang yang bisa kamu manfaatkan untuk menambah pemasukan, seperti freelance, jualan online, atau membuka jasa sesuai keahlianmu.

Misalnya, jika kamu punya keahlian menulis, kamu bisa jadi penulis lepas. Atau jika kamu hobi fotografi, coba jual hasil jepretanmu di platform foto stok. Penghasilan tambahan ini bisa sangat membantu untuk menambah tabungan atau mengatasi kebutuhan mendadak.

8. Hindari Gaya Hidup Konsumtif

Gaya hidup konsumtif adalah salah satu penyebab utama kebocoran anggaran. Saat kamu mendapatkan gaji, godaan untuk langsung belanja barang-barang yang diinginkan pasti besar. Namun, penting untuk menahan diri dan fokus pada kebutuhan, bukan keinginan.

Cobalah untuk lebih bijak dalam membelanjakan uang. Jika memang barang yang kamu inginkan tidak mendesak, tunda dulu pembeliannya. Prioritaskan barang-barang yang benar-benar dibutuhkan, dan jangan terpengaruh dengan tren atau iklan yang mendorong kamu untuk belanja lebih.

9. Buat Target Keuangan Jangka Panjang

Mengatur gaji 4 jutaan bukan hanya tentang bertahan hidup, tapi juga soal merencanakan masa depan. Buatlah target keuangan jangka panjang, seperti membeli rumah, kendaraan, atau menyiapkan dana pensiun.

Mulailah dengan menetapkan tujuan yang spesifik dan realistis. Misalnya, kamu bisa menargetkan untuk menabung Rp10 juta dalam setahun. Dengan target yang jelas, kamu akan lebih termotivasi untuk menabung dan berhemat.

10. Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala

Terakhir, jangan lupa untuk selalu mengevaluasi pengeluaran kamu secara berkala. Tinjau anggaran bulanan kamu dan lihat apakah ada pos pengeluaran yang bisa dikurangi. Mungkin ada kebiasaan belanja yang perlu dikendalikan, atau kamu menemukan cara baru untuk lebih berhemat.

Dengan melakukan evaluasi secara rutin, kamu bisa terus memperbaiki cara mengatur keuangan dan memastikan gaji 4 jutaan tetap cukup untuk memenuhi kebutuhan.


Jadi, itulah beberapa tips cara mengatur gaji 4 jutaan di tahun 2024. Kunci utamanya adalah disiplin dan cermat dalam mengatur pengeluaran. Dengan manajemen keuangan yang baik, kamu bisa tetap hidup nyaman meskipun dengan gaji pas-pasan. Jangan lupa untuk selalu menabung dan berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik!

Jika kamu ingin lebih mudah mengatur pemasukan dan pengeluaran, gunakanlah aplikasi seperti Moota, yang dapat membantu memonitor transaksi keuangan kamu secara otomatis. Yuk, mulai atur keuangan kamu sekarang juga!

Baca Sekarang
selengkapnya

Cara Mengatasi Transferan Palsu Ketika Jualan Online

Sobat Cuan, bisnis online memang menjanjikan, tapi di balik peluang besar, ada juga tantangan yang harus dihadapi, salah satunya penipuan transferan palsu. Pelaku-pelaku yang kurang bertanggung jawab ini kerap kali mengirimkan struk transfer palsu sebagai bukti pembayaran. Di sinilah kewaspadaan kita sebagai penjual sangat diuji. Penting untuk memahami trik-trik mereka dan tahu cara mengatasinya.

Nah, kabar baiknya, Sobat nggak perlu khawatir lagi! Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghindari penipuan semacam ini, termasuk memanfaatkan teknologi dan layanan yang bisa membantu kita lebih waspada. Salah satunya, Moota! Dalam artikel ini, kita akan bahas bagaimana caranya agar Anda nggak tertipu transferan palsu dan tetap bisa menjalankan bisnis online dengan aman.

Mengenal Penipuan Transferan Palsu

Penipuan transferan palsu dalam jual beli online biasanya terjadi ketika seseorang mengirim bukti transfer palsu kepada penjual. Mereka memanipulasi struk ATM atau screenshot dari mobile banking untuk terlihat seolah-olah asli. Beberapa penjual yang tidak waspada langsung mengirim barang tanpa mengecek saldo atau mutasi rekening. Ujung-ujungnya, barang dikirim, tapi uangnya nggak pernah masuk.

Untuk menghindari jebakan seperti ini, Sobat perlu langkah-langkah pencegahan. Berikut ini beberapa tips penting yang harus diperhatikan agar terhindar dari modus transferan palsu.

Bagaimana Cara Mengatasi Transferan Palsu dalam Jualan Online?

1. Mengaktifkan Notifikasi Melalui SMS

Langkah pertama yang bisa Sobat lakukan adalah mengaktifkan notifikasi SMS dari bank. Dengan cara ini, setiap transaksi masuk atau keluar dari rekening Anda akan langsung dikirim ke ponsel. Jadi, Anda bisa memastikan apakah dana benar-benar masuk atau hanya sekadar trik.

Kenapa notifikasi SMS? Karena notifikasi ini biasanya langsung datang dari sistem bank dan tidak bisa dipalsukan. Sebagai penjual, Anda bisa langsung tahu apakah benar ada transaksi atau tidak tanpa harus mengandalkan bukti transfer dari pembeli. Moota juga menyediakan layanan notifikasi otomatis yang bisa langsung menginformasikan saldo rekening Anda secara real-time!

2. Lakukan Cek Saldo serta Mutasi

Ketika seorang pelaku penipuan tersebut melampirkan bukti pembayaran atau transfer dari struk ATM, maka disini Anda jangan terburu-buru untuk melakukan konfirmasi. Anda harus terlebih dahulu melakukan cek dana saldo di rekening, apakah memang jumlahnya bertambah atau tidak. Karena memang sebagian besar para pelaku menyatakan mereka telah melakukan transfer. Maka Anda harus segera melakukan cek mutasi rekening bank untuk memastikan data tersebut secara lebih mendetail.

Jangan pernah terburu-buru mengirim barang hanya karena sudah menerima bukti transfer. Setelah mendapatkan bukti tersebut, Sobat wajib cek saldo dan mutasi rekening untuk memastikan uang benar-benar masuk. Kalau tidak ada perubahan saldo, jangan konfirmasi apapun dulu.

Mutasi rekening bisa menjadi bukti kuat apakah ada transaksi masuk atau tidak. Melalui Moota, Anda bisa cek mutasi dari berbagai bank sekaligus, jadi nggak perlu repot-repot buka banyak aplikasi perbankan. Praktis banget, kan?

Amda bisa menggunakan moota untuk kemudahan mengecek mutasi beberapa akun bank sekaligus secara mudah dan aman.

3. Laporkan ke Pihak Bank

Jika disini Anda masih merasa belum cukup yakin, maka Anda perlu segera menghubungi Call Center Bank untuk meminta cek terkait adanya saldo masuk tersebut. Serta untuk melihat kemungkinan-kemungkinan lain seperti adanya gangguan sistem.

Jika nyatanya sistem tersebut aman dan tidak ada saldo yang masuk ke rekening Anda, maka tidak perlu ragu untuk membuat laporan ke pihak yang berwajib. Karena sudah dirasa merugikan toko online Anda. Penipuan dengan menggunakan transferan palsu ini memang kerap sekali dilakukan. Karena itu, bagi Anda yang merupakan pebisnis online harus lebih ekstra hati-hati.

Agar jualan online lebih aman, maka Anda bisa menggunakan Moota untuk membantu Anda dalam melakukan pengelolaan pembayaran yang masuk. Selanjutnya agar Anda bisa mengetahui tindak penipuan transferan palsu ini, maka perlu tahu apa saja ciri-ciri struk ATM palsu. Berikut ini adalah ciri-cirinya:

a. Nomor Rekening Tercantum Lengkap

Perlu untuk Anda ketahui, struk ATM yang asli tidak pernah menampilkan nomor rekening bank secara lengkap. Umumnya nomor rekening yang ditampilkan hanya berupa 5 digit saja. Kemudian akan diikuti tanda sensor x. Sedangkan pada struk palsu para pelaku akan menulis nomor rekening tersebut dengan lengkap.

b. Font Tidak Sama

Sekalipun telah diedit, font yang ada pada struk asli cenderung tampak lebih jelas, tebal serta ukurannya juga serasi. Sedangkan pada struk yang palsu umumnya akan terlihat lebih buram. Tinta yang digunakan pada mesin ATM dan printer juga cukup berbeda, sehingga akan memberikan hasil warna yang berbeda pula.

c. Ukuran Kertas Berbeda

Kertas struk yang keluar melalui mesin ATM telah dirangkai dengan bentuk sedemikian rupa serta dapat menyesuaikan dengan tampilan teks. Sedangkan untuk struk ATM palsu, mereka akan mencetaknya menggunakan printer, sehingga tulisan tidak rapi dan Anda bisa melihat bagian-bagian dari struk tersebut ada yang kosong.

Cetakan tulisan yang menggunakan ATM asli akan terlihat lebih jelas, ukurannya serasi, warnanya pun juga lebih tajam dengan barisan tulisan yang juga rapi. Hal itu berbeda dengan struk palsu yang memang terlihat sedikit berantakan.

4. Gunakan Layanan Pembayaran yang Aman

Untuk meminimalisir risiko penipuan, Sobat Cuan bisa memanfaatkan layanan pihak ketiga seperti Moota yang memberikan kemudahan dalam memantau mutasi rekening. Moota membantu mengelola keuangan Anda dengan baik dan memberikan notifikasi langsung ketika ada transaksi masuk atau keluar dari akun bank.

Jadi, nggak ada lagi cerita panik karena takut transferan palsu. Setiap transaksi bisa dimonitor dengan mudah tanpa harus bolak-balik cek aplikasi bank secara manual. Dengan sistem yang otomatis, Sobat bisa lebih fokus mengembangkan bisnis.

Kenapa Harus Menggunakan Moota untuk Keamanan Bisnis Online?

Dengan semakin banyaknya modus penipuan transfer palsu, penting banget untuk kita sebagai pebisnis online untuk selalu selangkah lebih maju. Salah satu cara terbaik untuk melindungi bisnis adalah dengan menggunakan layanan yang bisa membantu kita mengelola pembayaran dan memantau setiap transaksi dengan mudah.

Moota menyediakan fitur notifikasi mutasi rekening secara otomatis yang bisa langsung memberi tahu jika ada dana masuk. Ini nggak cuma memudahkan, tapi juga memberikan rasa aman. Sobat bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus was-was kena tipu.

Selain itu, dengan Moota, Sobat juga bisa memantau transaksi dari berbagai bank sekaligus. Jadi nggak perlu repot-repot bolak-balik cek aplikasi perbankan. Semua transaksi bisa dicek hanya dalam satu platform. Praktis dan aman!

Penutup: Jaga Keamanan dan Fokus Kembangkan Bisnis

Menjalankan bisnis online memang penuh tantangan, tapi dengan kewaspadaan dan teknologi yang tepat, Sobat bisa menghindari berbagai bentuk penipuan, termasuk transferan palsu. Dengan memanfaatkan layanan seperti Moota, Sobat bisa memantau setiap transaksi dengan mudah dan otomatis. Jadi, nggak perlu takut lagi tertipu oleh bukti transfer palsu.

Ingat selalu untuk cek saldo dan mutasi secara rutin sebelum mengonfirmasi pesanan. Dan jika ada kejanggalan, jangan ragu untuk segera menghubungi pihak bank. Dengan langkah-langkah ini, Sobat bisa menjalankan bisnis online dengan lebih aman dan nyaman.

Itulah tadi ulasan lengkap mengenai bagaimana cara mengatasi transferan palsu bagi para berbisnis online. Untuk Anda yang tengah mengembangkan usaha online, maka sangat disarankan menggunakan moota. Dengan moota ini nantinya Anda akan lebih mudah dalam mengatur keuangan. Untuk lebih lengkapnya Anda bisa langsung mengunjungi Moota

Baca Sekarang
selengkapnya

Cara Membuat Sales Funnel Dengan Mudah

Pernah nggak sih merasa kalau pelanggan cuma mampir ke lapak online, tapi nggak belanja? Nah, di sinilah sales funnel bisa jadi solusinya. Sales funnel ini adalah strategi penting yang bisa bikin calon pelanggan berubah jadi pembeli setia. Dari yang awalnya cuma "lihat-lihat," mereka bisa tertarik buat beli, bahkan balik lagi untuk repeat order.

sales funnel

Tapi sayangnya, banyak pengusaha yang belum memanfaatkan sales funnel secara maksimal. Alasannya? Biasanya karena belum paham keuntungan yang didapat atau bingung gimana cara bikin sales funnel yang benar. Kalau kamu salah satunya, tenang, di sini kita akan bahas cara membuat sales funnel dengan mudah dan efektif!

Apa Itu Sales Funnel?

Secara sederhana, sales funnel adalah serangkaian langkah yang dilalui pelanggan sebelum mereka akhirnya membeli produk atau layananmu. Gampangnya, ini semacam jalur yang mengarahkan pelanggan dari tahap pertama mereka mengenal bisnismu, sampai akhirnya klik tombol “beli”. Tahapan ini harus didesain dengan cermat, supaya mereka nggak cuma mampir, tapi benar-benar tertarik dan beli produkmu.

Tahapan Sales Funnel

Sebelum kita masuk ke cara membuat sales funnel, yuk kenali dulu empat tahapan utama dalam proses ini. Semua bisnis, baik yang kecil maupun besar, Ada empat tahapan utama dalam sales funnel:

1. Awareness (Kesadaran)

Tahap ini adalah saat calon pelanggan pertama kali tahu tentang bisnismu. Mereka mungkin nemuin bisnismu lewat iklan, media sosial, atau rekomendasi teman. Tugasmu di sini adalah menarik perhatian mereka dan membuat kesan pertama yang menarik. Pastikan kamu memberikan informasi yang jelas tentang apa yang kamu tawarkan. Di sinilah konten yang catchy dan SEO keyword seperti “sales funnel” bisa jadi kunci untuk menangkap minat mereka.

2. Interest (Ketertarikan)

Setelah mereka sadar akan produk atau layananmu, calon pelanggan mulai menunjukkan ketertarikan dan mencari tahu lebih lanjut. Mereka mungkin mulai mengunjungi websitemu atau membaca ulasan tentang produk. Di tahap ini, penting banget buat memberikan informasi yang meyakinkan dan detail. Konten yang edukatif seperti blog, video, atau infografis bisa ngebantu membangun kepercayaan pelanggan.

3. Decision (Keputusan)

Di tahap ini, pelanggan udah mulai mempertimbangkan buat beli produkmu. Mereka mungkin udah ngecek harga, kualitas, atau fitur dari produk yang kamu tawarkan. Nah, di sini, kamu perlu memberikan penawaran yang sulit mereka tolak, misalnya diskon spesial atau bonus tambahan. Gunakan bahasa yang meyakinkan dan bikin mereka merasa nggak akan rugi kalau beli produkmu.

4. Action (Tindakan)

Tahap ini adalah saat paling ditunggu-tunggu, yaitu ketika pelanggan memutuskan untuk beli! Pastikan proses pembelian berjalan lancar, mulai dari checkout hingga pembayaran. Jangan lupa, berikan pengalaman yang menyenangkan agar mereka nggak cuma puas, tapi juga merasa tertarik untuk balik lagi.

Cara Membuat Sales Funnel

Sekarang saatnya kita bahas gimana cara bikin sales funnel yang efektif untuk bisnismu. Nggak perlu ribet, ikuti langkah-langkah di bawah ini buat mulai menarik pelanggan dan mengarahkan mereka hingga tahap pembelian. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat sales funnel:

1. Analisis Perilaku Audiens

Sebelum bikin funnel, penting buat kamu memahami siapa target audiensmu dan apa yang mereka butuhkan. Apa yang biasanya mereka cari? Apa masalah yang sering mereka hadapi? Dengan memahami perilaku mereka, kamu bisa membuat strategi yang lebih tepat sasaran.

Misalnya, kalau target audiensmu adalah para ibu muda yang suka belanja online, kamu bisa menyesuaikan konten dan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan cara ini, peluang mereka tertarik dengan produkmu akan jauh lebih besar.

2. Tangkap Perhatian Audiens

Di tahap awal, kamu harus bisa menangkap perhatian audiens dengan cepat. Cara yang paling efektif adalah dengan membuat konten yang menarik dan relevan dengan kata kunci “sales funnel”. Bisa lewat iklan, artikel blog, atau postingan di media sosial.

Gunakan headline yang menarik, gambar yang eye-catching, dan copywriting yang singkat tapi mengena. Di sini, jangan ragu buat bermain dengan kreativitas! Pastikan kamu juga mengarahkan mereka ke langkah berikutnya, entah itu klik link atau subscribe newsletter.

3. Buat Landing Page yang Menarik

Landing page adalah tempat di mana calon pelanggan mendarat setelah klik iklan atau link yang kamu bagikan. Jadi, pastikan halaman ini nggak mengecewakan! Buatlah landing page yang sederhana tapi informatif. Jangan lupa tambahkan call-to-action (CTA) yang jelas seperti “Daftar Sekarang” atau “Beli Sekarang”.

Landing page ini juga harus mengarahkan mereka ke tahapan selanjutnya dalam sales funnel, seperti mengisi formulir atau mengecek produk lain. Pastikan semua langkahnya mudah diikuti.

4. Gunakan Email Marketing

Email marketing adalah salah satu cara paling efektif buat ngikutin perjalanan pelanggan melalui sales funnel. Kamu bisa kirimkan email secara berkala untuk terus memberikan informasi yang relevan dan mengingatkan mereka tentang produkmu.

Misalnya, kalau mereka sudah tertarik tapi belum beli, kirimkan email yang berisi penawaran spesial atau diskon untuk mendorong mereka mengambil keputusan. Atau, jika mereka sudah melakukan pembelian, kirimkan email ucapan terima kasih dan tawarkan produk lain yang mungkin mereka butuhkan.

5. Tetap Terhubung dengan Pelanggan

Setelah pelanggan melakukan pembelian, jangan berhenti di situ. Salah satu kesalahan besar adalah mengabaikan pelanggan setelah transaksi selesai. Padahal, mereka bisa jadi pelanggan setia kalau kamu terus menjaga hubungan baik.

Kirimi mereka newsletter berkala dengan informasi produk baru, promo khusus, atau tips bermanfaat. Jangan lupa juga buat minta feedback dari mereka agar bisnismu terus berkembang.

Moota dan Sales Funnel: Solusi Efektif untuk Bisnis Online

Ngomongin soal menjaga hubungan dengan pelanggan, kamu pasti nggak mau kan kelewat transaksi penting? Di sinilah Moota bisa jadi solusi. Moota punya fitur notifikasi yang kasih tahu kamu setiap ada mutasi baru di akun bankmu. Jadi, nggak ada lagi yang namanya transaksi yang kelewat atau pelanggan yang terabaikan. Dengan notifikasi otomatis dari Moota, kamu bisa fokus pada pengembangan sales funnel sambil tetap memantau keuangan bisnis dengan mudah.

Jangan Lupa Berterima Kasih dan Tawarkan Pengalaman Terbaik

Mungkin kamu sudah menjalankan beberapa tahapan di atas, tapi hasilnya belum maksimal. Nah, cobalah kembali maksimalkan cara-cara tersebut untuk memastikan semua aspek dalam sales funnel berjalan lancar.

Setelah pelanggan melakukan pembelian, jangan lupa untuk menunjukkan rasa terima kasih. Kirimkan pesan singkat atau email yang berisi apresiasi karena mereka sudah memilih produkmu. Ini bisa menambah kesan baik dan membuat mereka lebih loyal. Berikan juga alasan untuk kembali ke lapakmu, misalnya dengan penawaran produk baru atau diskon menarik.

Kesimpulan: Sales Funnel yang Efektif Bikin Bisnismu Makin Lancar

Dengan sales funnel yang baik, perjalanan calon pelanggan dari sekadar "lihat-lihat" hingga menjadi pelanggan setia akan jauh lebih mulus. Mulai dari menarik perhatian, membangun ketertarikan, hingga mengarahkan mereka untuk mengambil tindakan, semuanya bisa kamu atur dengan tepat melalui tahapan sales funnel yang efektif.

Jangan lupa juga manfaatkan teknologi seperti Moota untuk memastikan semua transaksi berjalan lancar tanpa ada yang terlewat. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk mulai buat sales funnel yang efektif dan bawa bisnismu ke level berikutnya!

Baca Sekarang
selengkapnya

Membuat Jadwal Rapi Menggunakan Google Calendar

Ngatur jadwal kerja atau aktivitas sehari-hari bisa jadi hal yang bikin pusing, apalagi kalau lagi sibuk-sibuknya. Untungnya, teknologi sekarang makin canggih dan bikin semuanya lebih mudah, salah satunya Google Calendar. Aplikasi ini ngebantu kamu menjaga jadwal tetap rapi, nggak cuma buat kerjaan kantor, tapi juga buat bisnis online. Dengan Google Calendar, aktivitas sehari-hari bisa lebih teratur dan nggak keteteran. Nah, kalau Google Calendar ini bantu kamu dalam hal jadwal, Moota juga nggak kalah pentingnya dalam urusan transaksi keuangan. Moota punya fitur notifikasi yang selalu kasih kabar kalau ada mutasi baru dari akun bank kamu, jadi nggak ada lagi transaksi yang kelewat.

Planner Calendar Schedule Date Concept

Tips Mudah Membuat Jadwal Rapi Menggunakan Google Calendar

Sekarang, yuk bahas tips-tips simpel biar jadwalmu makin rapi pakai Google Calendar, plus gimana Moota bisa bantu dalam transaksi bisnis kamu. Santai aja, mudah kok!

1. Membuat pengingat

Kamu yang punya bisnis online pasti paham banget gimana padatnya jadwal sehari-hari. Kadang, ada kegiatan yang nabrak kegiatan lainnya, dan ini bikin pusing. Nah, fitur pengingat di Google Calendar bisa banget bantu kamu untuk tetap ingat semua jadwal penting. Dengan fitur ini, kamu bisa menjalani rutinitas dengan lebih lancar tanpa takut ada yang kelewat.

Nah, ngomongin soal pengingat, Moota juga punya fitur notifikasi yang nggak kalah keren. Kalau ada mutasi baru di akun bank kamu, Moota langsung kasih notifikasi. Jadi, kamu nggak perlu lagi repot ngecek manual mutasi bank, apalagi takut ada transaksi yang kelewat. Semua laporan keuangan bisa terpantau secara otomatis, bikin bisnis makin lancar dan terarah.

2. Menyesuaikan kalender

Langkah berikutnya, pastikan kamu menyesuaikan kalendermu. Ini penting banget supaya jadwalmu nggak berantakan. Di Google Calendar, ada banyak fitur yang bisa kamu pakai untuk mengatur jenis kegiatan apa yang harus muncul pertama di notifikasi. Kamu bisa atur sesuai prioritas, baik buat urusan bisnis maupun pribadi.

Sebagai pemilik UKM, misalnya, kamu bisa atur tugas-tugas tim dengan lebih rapi dan memastikan semuanya berjalan sesuai jadwal. Kalau jadwal nggak teratur, bisa-bisa tanggung jawab pegawai nggak terpenuhi, dan itu tentu bikin bisnis kamu berantakan. Apalagi kalau kamu punya reseller yang butuh barang tepat waktu. Dengan fitur penyesuaian di Google Calendar, kamu bisa mengontrol semuanya dengan mudah. Di sisi lain, Moota juga bantu kamu memastikan nggak ada transaksi yang kelewat dengan fitur notifikasi bank mutasinya.

3. Menjadwalkan acara

Google Calendar bikin kamu mudah menjadwalkan acara atau kegiatan penting. Kamu bisa atur tanggal acara besar, liburan, atau kegiatan pribadi yang lain biar nggak bentrok dengan jadwal kerjaan. Sebagai pengusaha, waktu itu sangat berharga. Jangan sampai jadwal yang nggak teratur mengganggu produktivitas bisnismu, apalagi kalau lagi dapet banyak pesanan.

Selain itu, dengan Moota, kamu bisa fokus ke jadwal yang udah kamu buat tanpa harus repot cek transaksi manual. Moota yang akan kasih kabar kalau ada mutasi bank baru, jadi kamu bisa fokus ke hal-hal penting lainnya.

4. Follow up

Follow up adalah langkah penting buat memastikan semua jadwal yang sudah kamu buat berjalan dengan lancar. Baik itu untuk keperluan pribadi atau bisnis, follow up harus dilakukan secara rutin. Kalau kamu punya tim, pastikan follow up dilakukan supaya tugas-tugas mereka selesai tepat waktu. Dengan jadwal yang tertata, hasil kerja tim pasti lebih akurat, dan otomatis omzet bisnismu juga bisa meningkat.

Di Moota, kamu juga bisa ngecek mutasi bank secara otomatis dan teratur, memastikan nggak ada transaksi yang terlewat. Jadi, kalau kamu udah bikin jadwal follow up untuk cek laporan keuangan, Moota akan bantu ngasih notifikasi tiap ada transaksi masuk atau keluar. Nggak perlu khawatir ada pembayaran yang luput dari perhatianmu.

5. Berbagi kalender

Salah satu fitur keren di Google Calendar adalah kemampuannya untuk berbagi kalender. Ini sangat bermanfaat kalau kamu bekerja dalam tim atau mau berbagi jadwal dengan keluarga. Kamu bisa bagikan kalender dengan siapa saja, baik rekan kerja, karyawan, atau keluarga, biar semua orang tetap sinkron.

Misalnya, kamu lagi merencanakan dropship usaha untuk beberapa bulan ke depan. Dengan fitur berbagi kalender, kamu dan tim bisa lebih mudah mengatur kegiatan bisnis. Di samping itu, Moota juga bisa membantu memantau transaksi usaha dengan memberikan laporan transaksi secara real-time. Jadi, baik jadwal maupun transaksi, semua bisa diatur dengan rapi dan terstruktur.

Kenapa Google Calendar dan Moota Penting untuk Pengusaha?

Bagi pengusaha, Google Calendar dan Moota bisa jadi kombinasi yang sangat membantu. Google Calendar menjaga jadwal tetap rapi dan teratur, sementara Moota memastikan semua transaksi keuangan tercatat dengan baik. Keduanya saling melengkapi untuk memastikan bisnismu berjalan lancar.

Google Calendar membantu kamu mengatur berbagai hal seperti meeting, deadline, dan acara lainnya. Sementara Moota membantu kamu memantau setiap mutasi bank, memberikan notifikasi setiap kali ada transaksi baru. Dengan begini, kamu bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus khawatir ada yang terlewat.

Optimalkan Waktu dengan Google Calendar dan Moota

Sebagai pengusaha, waktu adalah aset paling berharga. Dengan Google Calendar, kamu bisa mengelola waktu lebih efisien, sementara Moota memastikan setiap transaksi tercatat dengan baik. Pengelolaan waktu dan transaksi yang baik akan memudahkan kamu dalam menjalankan bisnis sehari-hari.

Nggak cuma itu, kamu juga bisa menghemat waktu dengan memanfaatkan notifikasi otomatis dari Moota. Jadi, nggak perlu repot ngecek mutasi bank secara manual, semua laporan bisa langsung masuk dan kamu terima notifikasinya secara real-time.

Sinkronisasi dengan Gadget Lainnya

Keunggulan lain dari Google Calendar adalah kemampuannya untuk disinkronkan dengan berbagai perangkat. Kamu bisa akses jadwal dari laptop, smartphone, atau tablet di mana saja. Ini sangat praktis, terutama buat kamu yang sering kerja mobile. Dengan fitur ini, semua jadwalmu akan otomatis terupdate di berbagai perangkat.

Begitu juga dengan Moota, yang bisa diakses dari berbagai perangkat. Kamu bisa pantau transaksi di mana pun dan kapan pun. Jadi, mau lagi di rumah atau sedang di perjalanan, kamu tetap bisa cek transaksi bisnismu dengan mudah.

Kesimpulan: Jadwal dan Transaksi Rapi, Bisnis Lebih Mudah

Menggunakan Google Calendar dan Moota adalah cara terbaik untuk memastikan bisnismu berjalan lancar. Google Calendar membantu menjaga jadwal tetap teratur, sementara Moota memastikan setiap transaksi keuangan terpantau dengan baik.

Dengan dua alat ini, kamu nggak perlu lagi khawatir ada jadwal yang terlewat atau transaksi yang kelewatan. Jadi, mulai sekarang, atur jadwalmu dengan Google Calendar, dan biarkan Moota yang urus semua laporan keuangan bisnismu. Bisnis makin lancar, hidup makin teratur!

Anda harus menggarisbawahi bahwa menjadi pebisnis tidak hanya membutuhkan keterampilan mengatur waktu dalam lingkup internal maupun eksternal saja, tetapi juga memerlukan layanan untuk mengendalikan akun rekening dana. Adapun Moota yang dapat Anda percayai untuk proses transaksi bisnis yang cepat dan akurat.

Baca Sekarang
selengkapnya

Modal Usaha: 7 Tips Paling Realistis Mendapatkannya

Masalah modal usaha sering jadi kendala utama buat banyak orang yang mau mulai bisnis. Nggak peduli apakah usaha yang kamu rencanakan itu besar atau kecil, urusan modal tetap harus dipikirkan. Tapi, tenang! Ada banyak cara realistis yang bisa kamu coba buat mendapatkan modal usaha.

modal usaha
modal usaha

Membangun bisnis baru seringkali membutuhkan modal. Namun, jangan biarkan masalah permodalan menciutkan semangat Anda untuk memulai bisnis. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperoleh dana segar. Berikut ini tujuh kiat yang patut Anda coba:

1. Menggunakan Uang Tabungan:

Kalau kamu punya tabungan pribadi, ini bisa jadi opsi pertama buat memulai bisnis. Menggunakan uang tabungan jelas lebih mudah, karena kamu nggak perlu ribet dengan pengembalian atau bunga pinjaman. Kalau tabungan memang sudah disiapkan buat usaha, tinggal mulai aja!

Namun, kalau kamu menabung untuk keperluan lain, seperti biaya pendidikan anak atau dana darurat, pastikan kamu berpikir matang sebelum menggunakannya. Jangan sampai kamu kesulitan di kemudian hari karena salah mengalokasikan uang. Jadi, jika kebutuhan darurat muncul, sebaiknya pertimbangkan sumber modal lainnya. Jika kebutuhan lain itu mendesak, misal untuk biaya pengobatan, maka lebih baik mencari sumber dana lain.

2. Menjual atau Menggadaikan Barang Berharga:

Kamu punya barang berharga seperti emas, kendaraan, atau tanah? Nah, barang-barang ini bisa jadi sumber modal juga. Kalau kamu merasa sayang untuk menjualnya, opsi lain yang bisa dipertimbangkan adalah menggadaikannya. Dengan begitu, kamu tetap bisa mempertahankan kepemilikan barang-barang tersebut dan menebusnya kembali saat bisnis mulai menghasilkan keuntungan.

Namun, pastikan kamu sudah punya rencana matang untuk pengelolaan bisnis, sehingga modal yang kamu dapatkan bisa digunakan dengan bijak dan usaha kamu bisa cepat menghasilkan.

Jika Anda tidak memiliki uang tabungan, Anda dapat menjual barang berharga seperti emas, kendaraan bermotor, hingga tanah. Tetapi jika Anda terlalu sayang dengan barang-barang tersebut, Anda dapat menggadaikannya dahulu dan menebusnya kembali saat bisnis Anda sudah menghasilkan.

3. Meminjam dari Orang Terdekat:

Cara klasik yang sering dilakukan oleh banyak orang adalah meminjam modal dari keluarga atau teman dekat. Pinjaman semacam ini cenderung lebih ringan karena biasanya tanpa bunga, dan jika ada masalah, bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Tapi ingat, meskipun meminjam dari orang terdekat, tetap harus ada komitmen untuk mengembalikannya. Jangan sampai hubungan kamu dengan mereka jadi rusak karena masalah uang. Komunikasikan secara jelas mengenai jangka waktu pengembalian dan jumlah yang dipinjam agar semuanya berjalan lancar.

Cara selanjutnya jika tidak memiliki uang simpanan maupun barang berharga adalah dengan meminjam. Anda harus mencari pinjaman dari saudara atau teman-teman dekat terlebih dahulu agar tidak perlu membayar bunga dan jika terjadi permasalahan, Anda dapat menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan.

4. Patungan Untuk Modal Usaha:

Nggak punya modal cukup buat jalanin bisnis sendiri? Gampang! Kamu bisa coba patungan dengan partner bisnis. Misalnya, kamu punya ide bagus, tapi modal terbatas. Ajak teman atau saudara yang tertarik buat kerja sama. Dalam patungan, kamu nggak cuma berbagi modal, tapi juga berbagi tanggung jawab.

Supaya lebih aman, pastikan kamu dan partner membuat perjanjian tertulis yang jelas. Dalam perjanjian itu, cantumkan kesepakatan soal modal, pembagian tugas, dan tentunya pembagian hasil usaha. Jadi, nggak ada yang merasa dirugikan di kemudian hari.

Modal belum mencukupi? tidak masalah, mulailah Coba cari pinjaman dari saudara atau teman-teman dekat terlebih dahulu agar Anda tidak perlu membayar bunga dan jika terjadi permasalahan, Anda dapat menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan. Jika ingin menggunakan cara ini, sebaiknya Anda membuat perjanjian tertulis berisi kesepakatan-kesepakatan tentang deskripsi pekerjaan masing-masing hingga pembagian hasil usaha.

5. Mengajukan Pinjaman ke Bank:

Kalau opsi di atas belum memungkinkan, kamu bisa coba ajukan pinjaman ke bank. Memang, pinjaman bank biasanya disertai bunga. Tapi tenang, ada beberapa jenis pinjaman khusus usaha kecil yang memberikan bunga ringan. Beberapa bank bahkan menawarkan pinjaman tanpa jaminan untuk pengusaha pemula, lho.

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu sudah siap dengan proposal bisnis yang rapi. Ini penting, karena bank tentu saja ingin memastikan bahwa uang yang mereka pinjamkan akan digunakan dengan baik dan bisnis kamu punya prospek yang jelas.

Jika keempat cara di atas tidak memungkinkan untuk dilakukan, Anda dapat mencoba mengajukan pinjaman ke bank. Memang peminjaman ini akan dikenakan bunga. Namun perlu Anda ketahui bahwa bahwa beberapa bank menyediakan jenis pinjaman lunak dengan bunga kecil untuk para pengusaha2.

6. Membuka Peluang Investasi:

Nggak semua bisnis harus dimulai dengan modal sendiri atau pinjaman bank. Kalau kamu punya ide bisnis yang inovatif dan bisa meyakinkan orang lain, kenapa nggak coba buka peluang investasi? Kamu bisa ajak investor untuk menanamkan modal di bisnis kamu.

Untuk bisa menarik investor, kamu perlu memastikan bahwa ide bisnis yang kamu tawarkan benar-benar menarik, realistis, dan berpotensi menguntungkan. Buat rencana bisnis yang detail dan tunjukkan bagaimana investor bisa mendapatkan keuntungan dari investasi mereka. Ini memang butuh kemampuan persuasi yang baik, tapi kalau berhasil, kamu bisa mendapatkan modal tanpa harus pusing membayar bunga pinjaman.

7. Sistem Usaha Bayar di Muka:

Kamu pasti sering dengar istilah pre-order (PO), kan? Nah, ini juga bisa jadi salah satu cara jitu buat mendapatkan modal usaha. Sistem pre-order memungkinkan pelanggan untuk membayar di muka sebelum produk dibuat atau dikirim. Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan modal tanpa harus keluar uang sendiri.

Misalnya, kamu punya ide bisnis untuk menjual produk fashion. Kamu bisa buka pre-order dengan meminta pelanggan membayar uang muka, misalnya 30% hingga 50% dari harga produk. Setelah uang terkumpul, baru deh kamu produksi barang sesuai pesanan. Selain dapat modal, cara ini juga mengurangi risiko produk tidak laku.

Studi Kasus: Bisnis yang Sukses dengan Modal Terbatas

Banyak pengusaha sukses yang memulai bisnisnya dengan modal kecil atau bahkan tanpa modal sama sekali. Salah satu contohnya adalah Moota.co, yang sekarang jadi platform terpercaya untuk cek transaksi bank otomatis. Di awal berdirinya, Moota.co menggunakan sistem patungan dan investasi dari beberapa pihak untuk mendapatkan modal. Selain itu, mereka juga menerapkan sistem pre-order untuk produk digital mereka, sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak modal di awal.

Dari sini kita bisa belajar, bahwa keterbatasan modal bukanlah halangan untuk memulai usaha. Yang penting adalah bagaimana kamu bisa memanfaatkan peluang yang ada dan mencari cara kreatif untuk mendapatkan modal yang dibutuhkan.

Kesimpulan

Mendapatkan modal usaha memang bisa jadi tantangan, tapi bukan berarti nggak mungkin dilakukan. Ada banyak cara yang bisa kamu coba, mulai dari menggunakan tabungan pribadi, menjual barang berharga, pinjam ke teman atau keluarga, patungan dengan partner, hingga ajukan pinjaman ke bank. Selain itu, membuka peluang investasi dan menerapkan sistem pre-order juga bisa jadi solusi yang cerdas.

Jadi, nggak ada alasan buat mundur cuma karena modal! Dengan strategi yang tepat dan tekad yang kuat, bisnis impian kamu bisa terwujud. Sekarang, tinggal kamu pilih cara mana yang paling cocok untuk kondisi kamu, dan mulai wujudkan rencana bisnis kamu. Semangat terus, Sobat, jangan biarkan kendala modal menghentikan langkahmu!

Itulah cara-cara mendapatkan modal usaha baru yang memungkinkan untuk dilakukan. Selamat mencoba!

Baca Sekarang
selengkapnya
1 18 19 20 21 22 80

Rahasia Dropship yang Untung Besar

Banyak orang yang ingin berbisnis tetapi terkendala oleh modal. Padahal, terdapat bisnis dropship yang tidak membutuhkan modal besar. Ini merupakan cara jualan tanpa perlu menyetok produk atau barang, namun cukup dengan mengunggah foto melalui akun jual online saja. Dalam melakukan bisnis yang satu ini, maka Anda akan sangat terbantu apabila memanfaatkan aplikasi web Moota.

Inilah Rahasia Dropship yang Untung Besar Untuk Pemula

1. Menghindari Produk atau Barang Tiruan

Dalam menjalankan bisnis online berupa dropshipping ini, maka alangkah baiknya untuk menghindari produk ataupun barang tiruan. Selain menjual produk yang asli, tentu saja akan lebih menarik juga apabila produk tersebut belum dimiliki oleh kebanyakan orang. Menjual produk tiruan memang bisa menguntungkan, namun di sisi lain dapat menurunkan kepercayaan dari pelanggan.

2. Mengutamakan Menjual Produk yang Terus Diperlukan

Produk yang banyak tersedia di toko online lainnya bukan berarti menjadi produk yang sering dicari. Alangkah lebih baik Anda menjual produk yang memang selalu diperlukan, bukan hanya produk yang mengikuti tren sementara saja.

3. Melakukan Riset Produk

Untuk tau mengenai produk mana yang diperlukan atau hanya tren sementara saja, maka Anda harus terlebih dahulu melakukan riset. Riset dapat membantu Anda dalam menentukan manakah produk yang tergolong paling menguntungkan untuk jualan online.

4. Mempelajari Pesaing

Ketahuilah pesaing yang menjual produk yang serupa, sebelum Anda memutuskan untuk jualan sesuatu. Beberapa produk yang telah mempunyai penjual terpercaya bisa dijadikan sebagai patokan. Nah, setidaknya Anda akan mengetahui mengenai bagaimana pelayanan yang diberikan oleh mereka guna menarik minat pelanggan untuk belanja online.

5. Pilihlah Produk yang Nantinya Akan Dibeli Kembali

Produk yang hanya diperlukan untuk sekali pembelian hanya akan memberikan Anda keuntungan yang bagus. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menawarkan produk yang terus dicari kembali sesudah habis pakai. Dengan begitu, pembelian akan selalu berulang serta omzet bisnis Anda bisa lancar.

6. Promosi

Untuk menghasilkan dana yang berlimpah, maka Anda harus mempromosikan jualan di beberapa akun sosial media seperti Twitter atau Instagram. Untuk mengelola keuntungan yang nantinya didapatkan, maka terdapat aplikasi web yang dapat membantu yaitu Moota.

Anda juga dapat berjualan di beberapa marketplace terpercaya seperti Bukalapak, Shopee, OLX, dan lain sebagainya. Supaya toko Anda beda dengan pesaing lain, maka berikanlah keterangan tambahan di penjelasan produk ataupun keterangan foto. Tulis kata-kata yang unik dan menarik minat pelanggan. Apabila perlu, tulis beberapa tips yang temanya berkaitan dengan produk yang ditawarkan.

7. Melayani Pembeli

Pembeli mempunyai karakter yang bermacam-macam. Anda yang mudah mengeluh dan ada pula yang sabar. Ini dapat membuat Anda stress, maka Anda dapat bersikap ramah namun tegas. Contohnya, Anda dapat membuat peraturan seperti wajib membaca dahulu sebelum membeli. Anda pun dapat membuat ketentuan sepeti tidak akan menerima transaksi keuangan ketika akhir pekan atau hari libur.

8. Produk yang Ringan dan Kecil

Produk untuk dijual lagi sebaiknya ringan dan berukuran kecil guna menghemat biaya pengiriman. Semakin ringan produk tersebut, maka pelanggan tidak akan ragu untuk membeli produk dalam jumlah yang banyak.

Kesimpulannya, dropship ini merupakan bisnis yang akan mengandalkan kemampuan berjualan. Nah, dalam berbisnis, tentu saja Anda harus mengelola keuangan dengan efisien. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan aplikasi web Moota atau mengunjungi https://moota.co/ untuk membantu kegiatan transaksi di bank.

Baca Sekarang

Tips Mengembangkan Produk yang Disukai Pelanggan

Membuka bisnis menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Tak salah beberapa dari Anda mulai melirik untuk membuka usaha. Meski begitu perjalanan bisnis tidak semudah yang di bayangkan. Selain membutuhkan kemampuan mengelola keuangan dengan baik,  adapun Anda perlu untuk membuat atau memilih inovasi produk yang disukai pelanggan. Demi memperlancar usaha, pelaku bisnis dapat pula memilih aplikasi Moota. Situs web ini dijamin akan mempercepat laju bisnis dengan pengecekan mutasi atau transaksi hanya dalam satu dashboard.

Berikut 6 Tips Mengembangkan Produk yang Disukai Pelanggan

1. Membangun Brand yang kuat

Langkah pertama,  Anda harus membangun brand yang kuat. Artinya berikan penjelasan dengan lengkap mengenai produk yang hendak di jual belikan. Pelaku bisnis juga dapat menginfokan dengan detail mengenai kelebihan yang ditawarkan serta alasan produk Anda harus dibeli. Mengelola keuangan memang penting tetapi membangun brand menjadi langkah awal yang vital.

2. Lakukan riset pasar

Riset pasar sangat dibutuhkan baik bisnis online maupun offline. Melalui riset,  Anda menjadi paham minat kuat produk seperti apa yang di Buru konsumen. Setelah tahu minat pembeli maka tugas penjual selanjutnya ialah menyesuaikan dengan produk yang disediakan. Penting juga untuk membuat produk yang lebih unik agar di sukai pelanggan.

3. Membuat logo bisnis

Logo merupakan identitas dari toko online maupun offline Anda. Jadi melalui logo itulah produk yang diperjualbelikan mulai diketahui masyarakat. Menjadi identitas membuat Anda harus memikirkan betul bentuk serta makna yang tersimpan dalam logo yang di pilih. Jika terdapat dana lebih maka bisa mempercayakan kepada jasa graphic desain untuk membantu membuat logo dengan sangat menarik. Pelaku usaha dapat terus berkonsultasi untuk membentuk logo sesuai yang diharapkan.

4. Strategi marketing dengan menulis konten produk

Kemajuan internet harus Anda manfaatkan untuk scale up perusahaan. Dalam hal ini Anda dapat menulis konten produk jualan di berbagai forum media massa atau media sosial. Selain itu penulisan konten produk harus di lengkapi dengan detail yang maksimal agar calon konsumen tertarik untuk membeli. Adapun Anda dapat menulisnya di website jualan online yang menawarkan produk bervariasi.

Kemajuan teknologi memang sudah tidak bisa di hindari. Lebih jauh, Anda juga dapat memilih Moota sebagai penunjang kelancaran bisnis. Mengingat aktivitas pembelian kini bisa dilakukan dengan cara online maka pelaku usaha pun harus siap akan tersebut. Nah melalui situs web tersebut maka Anda dijamin tidak akan terhambat. Cek transaksi rekening bank hanya dilakukan dalam satu kali klik. Aktivitas penipuan pun dapat di hindari.

5. Manfaatkan media sosial

Jaman saat ini setiap orang pasti memiliki media sosial. Anda dapat memperluas marketplace dengan sistem promosi yang memanfaatkan media sosial. Caranya pun cukup mudah dengan hanya menulis atau memposting jualan online Anda di berbagai medsos. Pastikan penulisan dilakukan dengan rapi serta jelas agar calon pembeli lebih tahu tentang produk yang ditawarkan.

6. Pilih lokasi yang strategis

Pemilihan lokasi sangat menunjang dalam kelancaran bisnis atau ukm. Lokasi demikian berarti tempat jualan Anda diperjualbelikan. Pastikan dalam pemilihan sesuaikan dengan kategori calon pelanggan yang menjadi target. Misalnya ketika ingin membuka perusahaan yang menjual alat tulis maka menjual di daerah sekolah jauh lebih potensial. Maka dari itu penting untuk melakukan riset produk terlebih dahulu agar lebih tepat.

Itulah beberapa tips menarik seputar mengembangkan produk yang disukai pelanggan. Setiap langkah di atas dapat menjadi pilihan agar bisnis berjalan lancar. Mengingat kini jualan online kian menjamur maka inovasi Anda sangat di butuhkan. Untungnya Moota bisa dipercayakan untuk memudahkan dalam mengelola keuangan. Pelaku usaha pun dapat terhindar dari penipuan yang kian marak. Bila tertarik Anda dapat mengakses langsung di https://moota.co/.

Baca Sekarang

Menghipnotis Pembeli PHP agar Jadi Beli

Pembeli bisa saja batal membeli sebelum closing dilakukan, bahkan ada pula yang membatalkan transaksi ketika produk sudah siap dikirim atau lebih sering disebut PHP. Anda bisa mencoba menggunakan trik berikut ini agar mereka berubah pikiran dan melanjutkan transaksi pembelian.

Cara Membuat Pembeli Tertarik Melanjutkan Pembelian

1. Gunakan Nominal Ganjil

Ada trik agar pembeli lanjut membeli setelah menanyakan harga dan detail produk. Misalnya, dengan menggunakan trik psikologi mengubah harga produk menjadi angka ganjil. Banyak toko online yang menggunakan cara ini, membuat pembeli berfikir harganya lebih murah.

Jika Anda menjual produk dengan harga 200 ribu rupiah, sebaiknya ganti dengan angka 199 ribu rupiah atau 198 ribu rupiah, harga tersebut akan terlihat lebih menarik di mata pembeli, meskipun bedanya hanya satu rupiah saja. Jualan online yang dilakukan pun jadi lebih laris jika Anda menggunakan trik ini.

2. Pembeli Senang dengan Harga Murah, Gratis Ongkir atau Diskon

Siapa yang tidak senang ketika mendapatkan produk dengan harga yang murah. Agar pembeli tertarik untuk melanjutkan pembelian di ukm Anda, cobalah untuk menawarkan berbagai promo menarik menjelang closing, bisa berupa potongan harga atau gratis ongkir.

Misalnya, Anda menjual produk dengan harga 150 ribu rupiah dengan biaya ongkir 30 ribu rupiah. Alih-alih menuliskan dengan cara tersebut, Anda bisa menuliskan harga produk 180 ribu rupiah dengan embel-embel gratis ongkir. Cara ini juga bisa digunakan reseller untuk membuat pembeli lebih tertarik melakukan pembelian.

3. Berikan Promo Pembelian

Anda juga bisa memanfaatkan sifat serakah manusia untuk menarik mereka dengan produk yang lain. Sifat serakah manusia memang banyak dimanfaatkan dalam trik psikologi, khususnya oleh dropshiper yang ingin produknya terjual lebih banyak.

Misalnya, Anda menawarkan produk dengan promo beli 1 gratis 1, namun dengan harga yang sama. Cara ini sering dilakukan oleh pelaku bisnis online agar pembeli tertarik untuk membeli. Cara lainnya adalah dengan memberikan potongan harga di pembelian kedua.

4. Ketika Diskon, Ubah Gambar Produk

Memberikan diskon saja tidak cukup, banyak penjual lain yang juga melakukan hal yang sama. Karena itulah, Anda disarankan untuk mengubah gaya visual dan price tag dari produk tersebut. Optimasi ini terkesan sederhana, namun bisa menarik pembeli untuk melakukan check out produk.

Agar proses transfer dari pembeli dan transaksi lainnya tercatat dengan baik, Anda bisa memanfaatkan Moota. Platform ini akan memudahkan Anda untuk mengelola keuangan karena fiturnya yang lengkap dan menarik. Semua proses transaksi bisa direkap dengan baik, sehingga lebih mudah dalam membuat laporan bulanan.

5. Penawaran Menarik, Khusus Hari Ini

Jika terlihat pembeli akan melakukan PHP, berikan embel-embel promo khusus hari ini. Dengan begitu, mereka bisa lebih cepat melakukan transfer dan pembelian karena tidak ingin melewatkan promo tersebut. Omzet yang Anda dapatkan tentu akan meningkat dengan pembelian tersebut.

Meski cara ini sederhana, nyatanya banyak pelaku bisnis yang juga mendapatkan scale up pembeli dengan cara ini. Dengan frasa khusus hari ini, membuat pembeli rasanya sayang jika tidak melakukan pembelian sesegera mungkin.

Dengan melakukan lima cara menghipnotis pembeli diatas, pembeli yang PHP bisa saja tertarik kembali untuk melakukan pembelian. Jangan lupa untuk menggunakan Moota untuk transaksi dan rekap penjualan yang lebih mudah dilakukan.

Baca Sekarang

Trik Kreatif Menangani Pelanggan Rewel

Pelanggan adalah sosok yang paling penting bagi semua bisnis online karena mereka mampu membantu kita bergerak menjadi lebih maju. Akan tetapi, beberapa diantara pelanggan tersebut terkadang mengajukan komplain yang terlalu merepotkan. Untuk mengatasi hal tersebut, maka Moota pun hadir dengan beberapa trik kreatif yang bisa diterapkan seperti berikut ini.

5 Trik Kreatif untuk Menangani Pelanggan yang Rewel

1. Dengarkan dan Perhatikan dengan Saksama

Trik pertama yang bisa Anda lakukan yaitu dengan mendengarkan dan memperhatikan komplain yang diajukan oleh pelanggan. Posisikan diri Anda sebagai pelanggan yang menggunakan jasa toko online dan pahami mengapa mereka merasa tidak puas dengan pelayanan yang sudah diberikan. Jika sudah memahami, pastinya kita akan menerka bagaimana cara membalas dengan tepat.

Bahkan, pelanggan yang rewel kemungkinan besar akan menjadi salah satu pihak yang membantu kita untuk memahami apa saja kesalahan yang sudah kita lakukan. Dengan begitu, kita bisa memperbaiki pelayanan yang terbaik agar nama bisnis online menjadi lebih populer diantara masyarakat luas.

2. Sampaikan Empati

Dalam menanggapi pelanggan yang sedang rewel, jangan pernah menyampaikan jawaban Anda dengan perasaan datar dan sampaikan seluruhnya dengan penuh empati. Hal tersebut akan membuat pelanggan merasa lebih dihargai dan menganggap bahwa bisnis jualan online yang Anda jalankan memang mengedepankan kepentingan pelanggan.

Jika pelanggan sudah selesai menyatakan segala keluh kesahnya, maka Anda bertugas untuk menanyakan pada mereka hal yang logis dan mengajak mereka untuk berpikir bersama-sama mengenai solusi dari permasalahan. Jangan pernah menghasilkan kesan menggurui karena hal itu justru akan membuat pelanggan semakin kesal terhadap toko online Anda.

3. Jangan Tanggapi dengan Emosi

Selain menanggapi dengan empati, kita juga harus menangani pelanggan dengan penuh kesabaran dan jangan sampai dipenuhi oleh emosi. Memang pelanggan yang komplain kepada pelayanan bisnis jualan online bisa mengeluarkan berbagai ungkapan yang kurang enak didengar, namun tugas utama kita adalah untuk mendengarkan mereka dan jangan sampai emosi.

Anda tidak boleh ikut-ikutan bertindak dengan dipenuhi emosi karena hal ini akan merugikan nama baik toko yang Anda jalankan pada saat ini. Anda harus tetap stay cool dan berpikir dengan kepala dingin agar tidak perlu terlibat dalam debat kusir yang tidak berkesudahan. Jika Anda selalu sabar, maka nama baik dan omzet yang diperoleh bisa semakin tinggi.

4. Jangan Mengabaikan Pelanggan

Alangkah lebih baik apabila Anda memperhatikan penuh seluruh komplain yang diajukan oleh pelanggan dan jangan mengabaikan mereka. Berikan pelayanan yang sama seperti pelanggan lainnya meskipun mereka menyita waktu Anda. Jika selalu sabar dan menjaga profesionalitas dalam menghadapi pelanggan, dijamin Anda mampu menikmati hidup dengan mudah.

5. Berikan komplimentari

Hal terakhir yaitu berikanlah mereka komplimentari jika merasa sudah dirugikan. Karena uang kompensasi terkadang tidak bisa diprediksi, maka gunakanlah jasa Moota sehingga keuangan bisnis Anda masih tetap berada dalam kondisi aman. Memberi kompensasi pasti akan membuat mereka senang dan kemungkinan tidak melanjutkan komplain yang diajukan.

Demikian beberapa trik dan tips yang bisa Anda praktikkan dalam menghadapi pelanggan yang sedang rewel. Jika merasa kesulitan dalam mengelola keuangan karena harus berhadapan dengan pelanggan yang merepotkan seperti ini, maka kunjungilah Moota di halaman https://moota.com agar bisa mengatasi permasalahan tersebut.

Baca Sekarang

Kiat Mengarahkan Pembeli Marketplace ke Toko Online

Saat ini, ada begitu banyak cara yang bisa dilakukan agar produk bisnis bisa menarik perhatikan banyak orang, yakni dengan memanfaatkan marketplace. Namun, karena marketplace kini semakin membludak, kita harus mampu menggaet mereka untuk mengunjungi toko online. Untuk itulah, Moota pun menyajikan solusi dan kiat-kiat yang mampu mengarahkan mereka.

5 Kiat Agar Pembeli Marketplace Mengunjungi Toko Online

1. Perkenalkan Website pada Konsumen

Memperkenalkan website Anda pada calon konsumen menjadi salah satu kiat paling utama yang kemungkinan besar mampu menaikkan minat mereka untuk mengunjungi toko online tersebut. Tujuannya adalah agar mereka mengetahui bahwa ada sebuah website yang mampu membantu mereka untuk membeli produk yang diinginkan.

Konsumen pastinya akan merasa tertarik untuk mencari barang yang mudah ditemukan ketika mengunjungi suatu website. Gunakan kata-kata menarik yang mampu memicu rasa penasaran mereka dan bersifat persuasif, sehingga mereka bisa mengunjungi situs jualan online yang Anda jalankan pada saat ini.

2. Tambahkan Testimoni dan Gambar

Selain mengajak pembeli untuk mengunjungi toko Anda dengan kata-kata manis, alangkah lebih baik untuk menambahkan testimoni dan gambar asli yang mampu membuat mereka merasa bahwa bisnis online tersebut memang terpercaya. Biasanya, pembeli menggunakan testimoni yang ditulis oleh pihak lain sebagai acuan utama.

Hal tersebut berguna untuk menghindari rasa curiga sehingga nama baik toko Anda pun bisa semakin naik. Semakin populer toko yang Anda jalankan pada saat ini, kemungkinan besar toko tersebut bisa membawa omzet yang semakin tinggi. Gunakanlah pendapat dari pengunjung agar bisa menghasilkan kesan baik bagi pembeli di marketplace.

 3. Jual dengan Harga Promo

Promo memang menjadi salah satu cara alternatif yang selalu menarik perhatian banyak pihak. Banyak pengunjung yang kemungkinan menjadi lebih tertarik untuk membeli produk jualan online tersebut dijual dalam harga yang menggiurkan. Tidak hanya itu, jika bisnis Anda termasuk baru maka harga promo itu mampu menggaet pembeli baru.

Tulislah promo yang sesungguhnya dan memang bisa dimaklumi tanpa memberi embel-embel yang tidak realistis. Sebab, ada begitu banyak toko yang menjual produk sama seperti Anda, namun pastikan produk tersebut lebih berkualitas dibandingkan toko lainnya. Gunakan jasa Moota yang biasa mengelola keuangan agar bisa menentukan harga promo yang menarik perhatian pihak lain.

4. Menentukan Persona Buyer

Identifikasi terlebih dahulu mengenai seperti apa karakteristik calon pembeli yang kemungkinan mengunjungi toko Anda. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui target pasar yang tepat untuk bisnis belanja online yang Anda jalankan pada saat ini, sehingga mengikuti keinginan pasar adalah hal yang sangat bagus dan tidak ada salahnya untuk dilakukan.

5. Manfaatkan Media Sosial

Hal terakhir yaitu Anda bisa memanfaatkan media sosial yang kini sudah sering digunakan oleh berbagai macam pihak. Kini sudah tersedia begitu banyak media sosial yang mampu membantu jumlah engagement lebih banyak bagi bisnis belanja online Anda. Namun, pastikan pula bahwa mereka memang memiliki ketertarikan tinggi untuk mencoba mengunjungi toko Anda.

Itulah beberapa kita yang bisa dijalankan agar pembeli tertarik untuk mendatangi toko Anda dalam membeli produk. Kemungkinan besar produk tersebut membawa keuntungan yang sangat tinggi, sehingga omzet yang diperoleh pun tidak main-main. Anda juga bisa menggunakan jasa Moota yakni di halaman https://moota.com jika memang ingin mengelola harga yang bisa menggaet banyak pihak.

Baca Sekarang

5 Tips Memilih Tema Woocommerce

Anda pasti sudah pernah mendengar mengenai istilah woocommerce. Istilah ini merujuk pada web yang digunakan untuk mengembangkan toko online sehingga mampu menggaet calon pelanggan. Memilih tema woocommerce adalah hal yang paling penting untuk diperhatikan, karena itu Moota pun hadir sebagai salah satu jawaban dari masalah ini.

5 Hal yang Diperhatikan untuk Memilih Tema Woocommerce

1. Desain Harus Responsif

Hal pertama yang perlu diketahui sebelum memilih tema woocommerce untuk toko online yaitu desainnya. Desain yang diterapkan harus responsif dan tidak menimbulkan masalah apapun ketika ingin diakses oleh banyak orang dalam waktu yang bersamaan. Kualitas desain tersebut juga menjadi hal yang wajib untuk diketahui sebelumnya.

Biasanya, desain yang responsif memiliki ciri situs tersebut bisa diakses dalam waktu yang sangat cepat. Apabila situs bisnis online Anda memiliki loading yang cukup lambat, hal tersebut memiliki arti bahwa desain yang digunakan tidak sempurna dan kurang responsif. Untuk itu, penting bagi Anda memilih desain yang tepat agar tidak membuat calon pengunjung merasa kesal.

2. Support dan Update

Selain desain, hal lain yang perlu diperhatikan saat ingin memilih tema woocommerce yaitu support dan update-nya. Tema yang sudah dipilih harus didukung oleh sistem yang mampu menunjang pembaruan yang berkelanjutan agar bisa diakses dalam waktu yang lama. Pengunjung yang ingin belanja online pastinya semakin naik dan tidak pernah sepi.

Karena itulah, support dan update dari tema tersebut harus selalu diperhatikan agar fitur yang saat ini mengalami masalah pada waktu yang akan datang bisa segera diperbaiki. Selain itu, perhatikan pula apakah tema yang sudah Anda pilih sudah dipelihara dan didukung dengan sistem yang tepat sebelum memutuskan tema tersebut untuk situs jualan online.

3. Warna

Warna juga menjadi hal paling krusial yang berperan tinggi untuk menciptakan kesan pertama yang bagus bagi para pelanggan. Sebab, pelanggan pasti akan memilih situs jualan online yang memiliki warna menarik dan tidak membosankan untuk dilihat. Warna yang terlalu monoton kemungkinan besar mampu menghilangkan minat pelanggan untuk membeli produk Anda.

Beberapa warna yang bisa dipilih adalah warna yang memiliki kesan hangat atau ceria. Warna tersebut juga mampu menjadi salah satu acuan yang digunakan pembeli untuk mempromosikan situs Anda. Dengan begitu, maka Anda pun bisa mendapatkan omzet yang lebih banyak jika dibantu promosi secara mulut ke mulut.

4. Fungsi Custom

Saat ingin membuat bisnis online, maka rencanakanlah terlebih dahulu mengenai konsep apa yang diinginkan dan apa yang perlu ditaruh ke dalam situs agar terlihat sempurna. Beberapa tema woocommerce kini menyediakan widget custom atau slider yang bisa diubah sesuka hati Anda.

5. Harga yang Dipasang

Hal terakhir yang perlu diperhatikan yaitu harga yang dipasang untuk menggunakan tema tersebut. Tidak semua tema gratis, sehingga Anda harus menyiapkan budget yang cukup dan memadai untuk membeli tema itu. Agar rekening bank Anda tetap terjaga dan tidak terancam saat melakukan ini, maka gunakanlah jasa Moota.

Jasa tersebut pastinya mampu membantu Anda untuk mengelola keuangan dengan mudah. Saat membeli tema woocommerce, seluruh hal yang penting memang wajib untuk diperhatikan. Kunjungilah situs Moota di https://moota.com agar keuangan yang harus dikeluarkan untuk membeli tema tersebut bisa terkontrol dengan mudah sehingga Anda tidak akan mengalami kerugian apapun

Baca Sekarang

Membuat Pembeli Toko Online Kembali Belanja

Tidak berusaha menggaet pelanggan baru adalah salah satu kesalahan paling umum yang sering dilakukan oleh orang yang menjalankan bisnis online. Padahal, situs seperti Moota sudah menyatakan bahwa pelanggan baru adalah pilar paling penting. Untuk itu, simaklah tips agar pembeli bisa memiliki niat tinggi untuk kembali berbelanja.

5 Tips Menggaet Pembeli Toko Online Kembali Berbelanja

1. Jaga Kualitas Produk

Tips pertama yang bisa dilakukan agar toko online mampu menggaet pembeli baru yakni dengan cara menjaga kualitas produk. Produk adalah hal paling krusial yang harus selalu dilestarikan agar mampu bertahan dalam waktu yang lama. Jika tidak melakukan hal tersebut, maka kemungkinan pelanggan tidak berniat untuk membelinya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat kualitas produk tetap sama, yakni dengan menaruhnya di tempat yang paling aman dan jarang dilewati oleh banyak orang. Namun, tempat tersebut harus selalu dibersihkan sehingga pengunjung yang ingin melakukan belanja online di toko Anda tidak merasa kecewa atas kebersihan produk tersebut.

2. Berikan Penawaran Menarik

Tips kedua yaitu berikanlah penawaran penarik yang mampu menggaet perhatian calon pembeli toko online. Beberapa toko tidak berjalan dalam waktu yang cukup lama karena mereka tidak pernah memperhatikan apa saja yang diinginkan oleh pelanggannya. Pada masa kini, pelanggan lebih menyukai toko yang memberikan penawaran unik dan menyenangkan.

Bahkan hanya dengan memberi penawaran potongan harga yang sedikit pun, mereka pasti tetap merasa tertarik untuk membelinya. Jangan lewatkan kesempatan ini dan lakukanlah riset pasar agar bisnis online yang Anda jalankan bisa semakin maju dan tidak kalah dengan toko lain yang lebih populer.

3. Responsif

Jika Anda termasuk sosok yang sulit dihubungi dan tidak membalas pesan yang dikirimkan oleh pelanggan dalam waktu yang cepat, maka lebih baik ubahlah kebiasaan buruk tersebut. Pelanggan akan lebih menyukai toko yang mampu membalas pesan dalam waktu singkat, sehingga dengan melakukan hal itu omzet yang diraih bisa semakin tinggi.

Akan tetapi, mungkin akan terasa sedikit sulit terlebih jika Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan hal tersebut. Jika terjadi hal seperti ini, maka Anda bisa mencari pihak lain yang bekerja sebagai customer service untuk membalas pesan pelanggan. Dengan begini, maka Anda bisa lebih menikmati hidup dan tidak terbebani oleh tugas tambahan.

4. Hargai Komplain

Pelanggan kemungkinan besar akan memberi komplain terlebih jika pelayanan yang diberikan dinilai tidak sesuai dengan ekspektasi yang mereka miliki. Anda sebagai sosok yang menjalankan bisnis jualan online harus mampu menghargai komplain tersebut meskipun dilayangkan dalam kalimat yang cukup pedas sekalipun.

Sebab, kritik dan komplain yang diterima dan mampu membangun diri menjadi salah satu hal yang membantu proses bisnis agar menjadi lebih maju. Anda dapat mencoba memakai jasa Moota untuk membantu mengatasi komplain yang selama ini diajukan oleh pelanggan. Mereka mampu mengurus dana sehingga keuangan bisa diatur.

5. Posisikan Diri Sebagai Pembeli

Tips terakhir yaitu posisikanlah diri Anda sebagai pembeli. Pikirkanlah kebijakan melalui kacamata pembeli sehingga saat toko jualan online Anda dapat memutuskan hal dengan tepat dan membawa banyak keuntungan.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menggaet pembeli tertarik belanja online. Apabila memerlukan bantuan untuk melakukan hal tersebut, Anda bisa mengunjungi situs Moota di https://moota.com dan rasakan sendiri sensasinya.

Baca Sekarang

Orderan Sepi? Coba Tips Copywriting ini

Ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika terjun dalam dunia bisnis online. Salah satunya ialah kegiatan promosi dari produk yang dijual. Mau promosi dengan bentuk apapun sangat penting untuk memperhatikan copywriting yang digunakan. Bila pemilihan kalimat tepat maka bukan tidak mungkin banyak pelanggan suka. Selain itu gunakan juga Moota untuk memperlancar setiap transaksi masuk atau keluar. Sebab situs ini dapat mengecek semua transaksi sekaligus jadi tidak perlu ribet.

Berikut Tips Copywriting yang Baik dan Benar

Kegiatan promosi begitu dibutuhkan dalam jualan online. Sebab makin banyak pembaca yang melihat maka kemungkinan omzet penjualan pun demikian. Pemilihan kata yang digunakan juga berpengaruh kuat untuk menarik calon pembeli. Maka dari itu kemampuan copywriting benar-benar perlu Anda tingkatkan. Berikut beberapa tips yang bisa di simak.

 1. Pelajari produk yang dijual sedalam mungkin

Penting bagi pelaku ukm atau reseller untuk mengetahui terlebih dahulu produk yang dijual. Jadi calon pembeli nantinya dapat dijelaskan dengan lebih detail. Maka dari itu Anda harus tahu produk yang ditawarkan meliputi keunikan dari produk lain serta manfaat penggunaan. Pemilihan copywriting akan selalu berhubungan dengan hal-hal demikian. Jadi dalam pembuatan dapat menyesuaikan dengan produk.

2. Lihat kebutuhan audiens

Memahami marketplace berperan positif dalam kegiatan promosi. Selain itu Ada juga ada baiknya melakukan survei terlebih dahulu. Tujuan dari survei agar toko online Anda tahu akan kebutuhan dari audiensi. Jadi kegiatan ini dapat baik dilakukan secara online atau penjual mempelajari detail-detailnya sendiri. Bila kebutuhan calon pembeli diketahui maka akan memudahkan dalam penulisan copywriting.

3. Pemilihan headline memikat

Banyak customer melirik headline terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membaca. Artinya headline memberikan peran penting sebagai bahan utama alasan pembaca mengklik tautan promosi Anda. Gunakan pemilihan kata yang tidak terlalu panjang dan bertele-tele. Sebab pembaca lebih suka sesuatu yang jelas ataupun unik.

4. Lead magnet yang menarik

Setelah membuat headline promosi lanjutkan dengan kalimat lead magnet atau sesuatu yang dapat mengundang perhatian dan ketertarikan calon pembeli. Hal itu agar copywriting bersinambungan satu sama lain. Pembaca pun jadi tidak kaku ketika membacanya. Penting sekali untuk membuat copywriting yang menarik dan sesuai dengan produk yang ada.

Sama pentingnya juga dengan pemilihan situs Moota sebagai penunjang bisnis Online. Dengan aplikasi ini maka akan memudahkan Anda dalam mengatur keuangan yang masuk ataupun keluar. Pembayaran mbanking pun dapat di cek dengan mudah pula.

5. Penulisan yang berkualitas

Percuma apabila headline dan lead menarik tetapi dalam penulisan tidak rapi. Anda harus memberikan penulisan berkualitas dengan menjelaskan setiap detail produk dengan baik. Tulis pula manfaat yang diperoleh ketika memilih jualan online Anda. Penulisan yang menarik tentu akan membuat pembaca betah. Tak ayal lama-kelamaan ada banyak yang tertarik dengan produk jualan.

6. Akhiri dengan persuasi

Jangan lupa akhiri kalimat penulisan dengan persuasi. Maksudnya ialah sebuah ajakan agar pembaca menggunakan produk yang ditawarkan. Namun pastikan agar kalimat tidak terkesan memaksakan untuk dibaca. Kalimat ajakan sangat penting agar pembaca tidak lupa untuk mencoba produk yang di perjualkan.

Itu dia beberapa tips dari penulisan copywriting. Kemampuan menulis tersebut sangat berperan penting sebagai media promosi. Untuk itu pastikan Anda menggunakannya dengan tepat dan tidak kaku. Agar bisnis online makin lancar jangan lupa pula mencoba menggunakan Moota. Aplikasi ini dikenal mudah dalam pengecekan dana masuk ataupun keluar dalam satu dashboard. Jika penasaran lebih lanjut Anda dapat mengakses https://moota.co.

Baca Sekarang

Kiat Membuat Caption Jualan yang Menarik Pembeli

Persaingan dalam bisnis online kini sudah sangat tinggi. Mengatasi masalah demikian Anda sebagai pelaku usaha tentu butuh inovasi tersendiri. Memasarkan produk di media sosial menjadi cara ampuh memperkenalkan jualan online. Apalagi strategi ini gratis tidak dipungut biaya. Ketika berjualan secara daring maka pebisnis akan menerima pembayaran secara transfer. Dari pada mengecek transaksi satu-satu ada baiknya menggunakan Moota. Sebab Anda dapat cek mutasi rekening dalam satu dashboard.

Inilah Beberapa Kiat Membuat Caption Jualan yang Menarik Pembeli

Berjualan secara daring sudah menjamur di mana-mana. Tak salah jika persaingannya pun terbilang tinggi. Tidak mau kalah saing, Anda dapat memanfaatkan media sosial sebagai media promosi. Namun selalu perhatikan pemilihan kata yang tepat dalam memilih caption. Tingkat promosi yang gencar akan memperlancar omzet penjualan.

 1. Pahami segmen pasar terlebih dahulu

Sebelum membuat caption, penting bagi Anda untuk mengetahui segmen pasar terlebih dahulu. Sebab target penjualan harus disesuaikan dengan pemilihan kata nantinya. Misalnya toko online atau ukm Anda menjual produk untuk usia remaja maka pemilihan kata dapat menggunakan bahasa kekinian seperti “bro”, “guys” dan lain-lain.  Maka dari itu cari tahu terlebih dahulu segmen pasar dari produk yang hendak di promosikan.

2. Kalimat tidak terlalu panjang

Setelah memahami marketplace dari produk kini Anda harus fokus dalam pemikiran caption. Sebuah kalimat promosi yang baik tentu tidak terlalu panjang atau bertele-tele. Sebab dua hal itu tentu membuat pembaca menjadi tidak tertarik. Maka dari itu gunakan pemilihan caption yang tidak terlalu pajang tetapi berbobot. Bila kalimat mengalir dan enak dibaca maka tak salah pembeli pun akan lebih tertarik.

3. Buat persona

Persona dapat di tambahkan dalam caption untuk lebih menarik perhatian. Misalnya toko online Anda menjual produk kecantikan wanita. Kalimat persona yang di pilih dapat berupa “cantik alami putih bersinar” atau lain-lain. Beberapa produk besar sudah memiliki persona tersendiri untuk menjadi daya tarik kuat dan ciri khas produk.

4. Manfaatkan fitur emoji

Fitur emoji juga bisa dimanfaatkan oleh Anda. Dalam hal ini kalimat promosi akan di padukan dengan emoji. Jika penjual mampu memadukan dengan sesuai maka bukan tak mungkin tampilan caption akan jauh terlihat menarik. Tidak ketinggalan pula untuk memilih Moota sebagai partner berbisnis. Dengan aplikasi ini maka setiap transaksi dari bank apapun dapat terbaca dalam satu tampilan.

5. Tulis caption dengan Call to Action

Dalam pemilihan caption usahakan untuk membuat pembaca seolah terlibat. Penambahan dengan call to action inilah yang menjadi solusi akan hal itu. Reseller atau penjual dapat menambahkan kata seperti “bagaimana menurutmu” atau kata ajakan lainnya agar seolah melibatkan pembaca. Apabila di kombinasikan dengan tepat maka bukan tidak mungkin hasil tulisan akan lebih terlihat menarik.

6. Gunakan tagar

Penggunaan tagar mungkin terlihat sepele. Tak salah bila banyak yang melewatkannya. Padahal pemilihan tagar yang tepat akan membuat produk jualan online lebih mudah di temukan. Penggunaan hastag umumnya dilakukan pada kalimat akhir. Pastikan dalam memasukannya untuk menyesuaikan dengan barang yang Anda jual agar selaras.

7. Kuasai Ilmu Copywriting

Dalam dunia digital marketing, ada yang namanya ilmu copywriting. Yaitu suatu teknis menulis untuk mempengaruhi calon pembeli. Nah, anda bisa terapkan ilmu copywriting dalam caption yang anda buat.

Itu dia beberapa tips dalam memilih caption yang baik dan benar. Promosi melalui media sosial memudahkan Anda memperkenalkan produk yang ingin di jual. Seperti halnya Moota yang membantu bisnis online dalam pengecekan transaksi keluar ataupun masuk. Setiap mutasi bahkan akan terlihat dalam satu tampilan. Kunjungi website moota untuk info lebih lanjut.

Baca Sekarang
1 18 19 20 21 22 41
hello world!
Aplikasi untuk pengecekkan mutasi dan saldo rekening Anda, dimana mutasi rekening Anda kami dapatkan dari akun iBanking Anda.
Office
Jl. Sunda, No 85, Kel. Kb. Pisang, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40112
Workshop
Jl Terusan Cikutra Baru No. 3B Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kaler Bandung
Download Moota di
2025 © All rights reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram