A-19

Cara Mudah Memantau Keuangan Usaha Kecil

Membangun bisnis ukm terutama bagi para pemula harus selalu dipantau pergerakan keuangannya supaya bisnis yang dijalankan tidak mendapatkan kerugian, Dalam hal ini, Moota sangat dibutuhkan untuk mengecek setiap akun bank yang digunakan untuk keperluan transaksi pembelian produk bisnis. Selain itu, pemilik bisnis juga harus melakukan pencatatan terkait pergerakan keuangan dalam bisnis.

Beberapa Hal yang Harus Dilakukan untuk Memantau Keuangan pada Usaha Kecil

Dalam menjalankan suatu bisnis online, perkembangannya bisa dilihat dari bagaimana usaha kecil tersebut bisa bertahan. Untuk mempertahankan bisnis yang dijalankan, ada beberapa cara yang harus dilakukan supaya para pebisnis bisa mengelola keuangan bisnis mereka dengan tepat. Memantau pergerakan bisnis dapat dilakukan dengan menerapkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Mencatat setiap pemasukan

Bisnis yang dijalankan akan terlihat berkembang atau tidaknya dengan melihat setiap pemasukan yang diperoleh dari hasil penjualan produk. Bagi pebisnis pemula mungkin belum terlalu paham bahwa setiap pemasukan yang didapatkan harus selalu dicatat meskipun jumlahnya tidak terlalu besar. Mencatat pemasukan termasuk hal yang wajib dilakukan.

Catatan ini berupa kas pemasukan atau catatan penghasilan dimana biasanya digunakan oleh perusahaan dalam pencatatan setiap pemasukan yang didapatkan oleh perusahaan. Usaha kecil bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh perusahaan. Pencatatan ini harus dilakukan oleh pebisnis pemula secara rutin.

2. Membuat pencatatan pengeluaran

Selain mencatat pemasukan, para pebisnis jualan online pemula juga harus melakukan pencatatan setiap pengeluaran. Catatan pemasukan dan pengeluaran harus dipisah agar tidak tercampur. Setiap pengeluaran mulai dari pembelian bahan-bahan baku, biaya operasional, sampai dengan gaji untuk karyawan bisa dikelompokkan di dalam satu tabel.

Bisnis yang dijalankan juga harus mengeluarkan sejumlah dana untuk pembayaran pajak secara rutin. Dengan rutin mencatat pengeluaran, maka para pebisnis akan mengetahui jumlah modal yang telah dikeluarkan untuk membangun bisnis tersebut. Selain itu, para pebisnis juga akan lebih mudah dalam menetapkan strategi pemasaran dan juga target penjualan.

3. Membuat pembukuan

Dalam menjalankan bisnis, pembuatan catatan pemasukan dan pengeluaran harus dibarengi dengan pembuatan pembukuan. Pembukuan dalam hal keuangan wajib dibuat untuk setiap usaha yang bergerak di bidang jasa maupun barang. Pembukuan biasanya berisikan catatan persediaan barang dan stok barang.

Pembukuan juga dapat memperlihatkan berapa omzet yang didapatkan dari usaha yang dijalankan. Modal usaha yang disiapkan di awal ketika membangun usaha bisa dipantau sisanya setelah dilakukan pembukuan. Untuk memudahkannya, Moota bisa digunakan untuk pengecekan setiap pemasukan dan pengeluaran dalam usaha yang dijalankan.

4. Membuat arus kas

Hal paling penting untuk memantau pergerakan bisnis adalah dengan membuat arus kas. Kas utama merupakan gabungan dari buku catatan pemasukan dan pengeluaran. Dengan penggabungan tersebut, maka pemilik bisnis dapat memantau berapa jumlah keuntungan dan berapa jumlah kerugian yang didapatkan.

Biasanya usaha kecil membuat kas utama ini karena memiliki peranan penting dalam menyusun strategi dan perencanaan agar bisa scale up hal-hal yang harus ditingkatkan ke depannya dalam hal perencanaan bisnis lebih matang.

Oleh karena itu, memantau pergerakan bisnis atau usaha kecil sangat penting dilakukan. Penggunaan Moota juga sangat penting karena setiap pemasukan dan pengeluaran yang masuk dan keluar dari beberapa rekening bank bisa dipantau dengan mudah. Jika Anda tertarik, cobalah untuk mengunjungi Moota untuk informasi lebih lengkap dan mendaftarkan diri jika berminat.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya