website toko online

7 Cara Membuat Website Toko Online untuk Pemula yang Praktis

Cara membuat website toko online adalah hal yang wajib diketahui bagi para penjual online. Membuat situs web ini merupakan pilihan terbaik karena berjualan e-commerce memiliki kekurangan, yaitu Anda akan mudah tersingkirkan jika memasang harga lebih mahal dari toko lain.

Jajaran produk di layar akan membuat pembeli mudah untuk membandingkan. Selain itu, bagi Anda yang baru mulai berbisnis dan belum memiliki rating, ini akan menyulitkan karena toko Anda dianggap belum tepercaya.

Jika Anda ingin berjualan jangka panjang, membangun brand usaha, sebaiknya Anda membuat situs web toko online dengan beberapa langkah di bawah ini:

1. Menentukan Domain

tentukan domain website
tentukan domain website (source: moota.co)

Cara menentukan website toko online adalah menentukan domain atau alamat situs web yang mudah diingat dan sesuai dengan jenis usaha Anda. Misalnya www.namatoko.com atau www.namatoko.co.id. Nantinya, orang-orang akan menggunakan alamat tersebut untuk membeli produk Anda.

2. Memilih Web Hosting yang Baik

pilih web hosting yang baik
pilih web hosting yang baik (source: pixabay.com)

Web hosting adalah tempat untuk menyimpan data atau isi situs web pengguna. Data tersebut bisa berupa teks, gambar, atau video. Caranya, Anda tinggal mengontak perusahaan atau provider hosting untuk menyewa web hosting.

Web hosting memegang peran penting. Web hosting yang baik akan memberikan keamanan saat bertransaksi. Pengunjung situs web akan mengetahui dengan adanya label ‘secure’ di sebelah alamat situs web pada kolom browsing. Ini akan melindungi pembeli dari pencurian identitas kartu kredit yang mungkin terjadi.

3. Mencari Platform yang Tepat

gunakan platform yang tepat
gunakan platform yang tepat (source: woocommerce.com)

Salah satu platform yang sering dipakai untuk berjualan adalah WooCommerce dari WordPress. Pertama-tama, Anda harus memiliki akun WordPress. Setelah itu, install WooCommerce yang bisa ditemukan di menu ‘Plugins’ di sisi kiri admin area WordPress. Setelah diaktifkan, Anda bisa menambahkan dan mengatur produk yang akan dijual.

Anda juga bisa memakai platform lainnya seperti Wix atau Weebly. Setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, oleh karena itu Anda harus mempelajari fitur-fiturnya.

4. Pilih Template Website yang Tepat

pilih template website yang baik
pilih template website yang baik (source: elements.envato.com)

Sebagian besar platform sudah menyediakan template atau tema situs web bawaan. Anda hanya tinggal memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Pilih template yang navigasinya tidak membingungkan konsumen dan temanya sesuai dengan produk yang dijual. Jika Anda menjual perhiasan, pilih template yang elegan.

5. Lakukan Personalisasi

Lakukan Personalisasi
Lakukan Personalisasi (source: pixabay.com)

Ganti tulisan dan fitur lainnya yang merupakan bawaan dari template. Ganti ukuran dan font tulisan sesuai dengan gaya Anda, skema warna yang diinginkan, gambar, posisi produk, hingga memasukkan media sosial toko Anda.

6. Masukkan Foto dan Keterangan Produk

Masukkan Foto dan Keterangan Produk
Masukkan Foto dan Keterangan Produk (elements.envato.com)

Unggah foto produk dengan kualitas yang tinggi. Sebaiknya, gunakan foto buatan sendiri agar mendapat kepercayaan konsumen. Berikan foto variasi produk dan opsi zoom agar konsumen bisa melihat lebih detail.

Tambahkan keterangan nama, harga, kategori, dan berat. Untuk produk-produk yang tidak familier, tulis kegunaan benda tersebut agar konsumen memahami fungsinya. Hindari kalimat yang terlalu panjang karena akan membuat konsumen bosan.

7. Tentukan Metode Pembayaran dan Pengiriman

Tentukan Metode Pembayaran dan Pengiriman
Tentukan Metode Pembayaran dan Pengiriman (source: pixabay.com)

Tentukan apakah toko Anda menerima transfer bank atau kartu kredit. Selain itu, tentukan juga jasa layanan pengiriman barang yang Anda inginkan seperti TIKI, JNE, Si Cepat, POS Indonesia, dan lainnya.

 

Jika sudah melakukan cara membuat website toko online di atas, pastikan Anda mencobanya terlebih dahulu. Setelah mengetahui bahwa situs web berjalan dengan baik, lakukan promosi di media sosial atau menggunakan Google Adwords. Selamat mencoba!

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya