A-18

7 Tips Investasi Cerdas ala Warren Buffett

Investasi termasuk salah satu strategi untuk mendapatkan penghasilan selain penghasilan utama. Dengan berinvestasi, seseorang akan lebih mudah dalam mengelola keuangan. Hasil dari bisnis online bisa diinvestasikan agar uang yang didapatkan tidak hilang begitu saja untuk sekedar memenuhi gaya hidup. Di samping investasi, Moota juga bisa dimanfaatkan oleh para pemilik bisnis.

Beberapa Tips Investasi ala Warren Buffett

Warren Buffett adalah seorang CEO di perusahaan Berkshire Hathaway yang merintis karir dari bisnis kecil hingga akhirnya sekarang menjadi seorang yang sukses. Namanya semakin dikenal masyarakat luas karena kelihaiannya berinvestasi menggunakan uang dari hasil kerja kerasnya. Berikut beberapa tips dari Warren Buffett terkait investasi :

1. Tidak membebani diri dengan hutang

Hutang merupakan salah satu hambatan untuk meraih kesuksesan dalam berinvestasi. Karena investasi sendiri adalah penolong saat keuangan sedang berada di titik low. Jika seseorang melakukan investasi dengan cara berhutang, bukan tidak mungkin uang yang didapatkan dari hasil investasi tersebut tidak akan kembali ke Anda, melainkan untuk melunasi hutang-hutang.

2. Tidak hanya fokus untuk menabung

Menabung memang kegiatan yang wajib dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Namun, memfokuskan diri pada menabung saja hanya akan merugikan diri sendiri karena inflasi akan menyebabkan harga selalu mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Jika sudah begitu, tentu saja Anda tidak akan bisa menikmati hidup lebih nyaman sehingga perlu berinvestasi.

3. Memulai investasi sejak usia 20-an

Warren Buffett mengajarkan bahwa investasi bisa dimulai sejak seseorang berusia 20 tahunan. Usia tersebut termasuk usia yang masih termasuk muda untuk mulai berinvestasi karena masih menapaki karir. Investasi yang dilakukan sedikit demi sedikit akan dapat dirasakan keuntungannya suatu saat nanti. Hasil jualan online bisa menjadi modal untuk berinvestasi.

4. Berinvestasi emas atau bentuk investasi online lainnya

Saat ini banyak sekali bentuk investasi yang bisa dimanfaatkan hanya dengan berbekal smartphone dan jaringan internet seperti emas, saham, kripto, reksadana dan lain sebagainya. Sehingga investasi juga diperlukan di samping menjalankan bisnis ukm. Jika bisnis yang dijalankan memperoleh peningkatan omzet penjualan, maka jangan menunda berinvestasi.

5. Memisahkan kebutuhan dengan keinginan

Pemilik bisnis menggunakan Moota untuk mengecek setiap mutasi pada beberapa akun rekening bank yang digunakan untuk transaksi. Di samping berbisnis, tentu ada suatu ketika membutuhkan sesuatu untuk dibeli baik yang diinginkan atau memang sedang dibutuhkan. Agar investasi berjalan lancar, sebaiknya pisahkan antara kebutuhan dan keinginan.

6. Belajar dari apapun kesalahan saat berinvestasi

Ketika awal kali berinvestasi, seseorang kerap mengalami kesalahan yang membuatnya paham strategi apa yang harus dilakukan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Misalnya saja, ketika berinvestasi saham, strategi yang tepat adalah membeli saham saat pasar sedang merosot dan menjualnya saat pasar sedang naik agar mendapat dana tinggi.

7. Harus bangkit dari kesalahan

Salah satu sifat yang kerap ditemukan pada seseorang yang sedang mulai belajar berinvestasi adalah mudah menyerah. Justru dengan adanya kesalahan yang pernah dilakukan menjadi sumber semangat untuk tetap maju dan bangkit kembali agar bisa scale up kemampuan dalam berinvestasi.

Itulah beberapa tips dari Warren Buffett dalam hal berinvestasi. Hasil dari berbisnis bisa digunakan sebagai modal untuk berinvestasi. Untuk bisnisnya sendiri akan lebih mudah jika menggunakan aplikasi web Moota yang akan membantu dalam pengecekan mutasi rekening bank. Web service tersebut bisa didapatkan di website resminya Moota.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya