20

7 Masalah yang Harus Dihadapi Dalam Bisnis Online

Bisnis online yang tampak menjanjikan dan mudah untuk dicoba ternyata juga masih memiliki kendala atau permasalahan. Sebab hal ini memang lumrah dan sering dialami oleh enterprenur lainnya baik yang masih baru maupun lama. Namun kendala-kendala tersebut bukan berarti tidak bisa terealisasikan, dan malahan dapat dijadikan pelajaran agar semakin berkembang kedepannya. Belajarlah dari Moota yang selalu berwarna dan membantu pembisnis dalam perihal transaksi meskipun banyak rintangannya.

Berikut Ada 7 Masalah yang Harus Dihadapi Dalam Bisnis Online

1. Kesalahan teknis

Banyak dari konsumen yang belanja online mengeluhkan karena kesalahan teknis yang kerap kali dirasakan. Mulai dari pengiriman yang tidak sesuai dengan jadwalnya, sampai transaksi yang sulit. Ini semua sebenarnya kendala kecil, namun jangan pernah diremehkan.

Penyebabnya ialah jika Anda membiarkan secara terus menerus maka akan mempengaruhi proses jualan online atau bahkan memberhentikan. Secara tidak langsung calon pembeli pasti akan kehilangan kepercayaannya ketika permasalahan ini tak terselesaikan dengan baik. Untuk itu segera putuskan solusi yang terbaik supaya tidak ada lagi masalah.

2. Banyak orderan transaksi keteteran

Biasanya ketika usaha Anda sudah mencapai scale up maka tidak menutup kemungkinan orderan yang masuk jumlahnya banyak. Justru keuntungan ini akan memberikan dampak yang spesifik bagi Anda jika tidak mengerti bagaimana menyelesaikannya.

Dikarenakan bisnis ini termasuk kategori toko online maka secara otomatis pembayarannya via transfer. Saat ini terjadi bebarengan Anda akan cukup sulit melihat dan mengecek apakah jumlahnya sudah sesuai harga atau belum. Oleh karena itulah Moota hadir di tengah permasalahan ini guna menjadi penyelamat Anda. Cukup pantau lewat dashboard maka informasi keuangan yang Anda inginkan akan dimunculkan.

3. Persaingan sangat ketat

Menjadi seorang enterprenur bisa gampang-gampang susah. Pasalnya meskipun banyak omzet yang masuk namun jangan lupakan kendala persaingan ketat yang berusaha memenangkan kompetisi. Lantas Anda harus mempersiapkan strategi jitu supaya produk tidak kalah dengan yang lain.

4. Kepercayaan diri kurang

Meskipun ukm yang Anda miliki belum mencapai skala besar namun jangan pernah menyerah dengan keadaan. Sebab tidak ada usaha yang menghianati hasil dan dengan kegigihan itu pasti suatu saat nanti kesuksesan itu akan Anda rasakan. Tetap konsisten dengan kualitas produk dan kepuasan pelanggan. Karena itu menjadi kunci utama Anda untuk mempertahankan pembeli.

5. Koneksi internet lamban

Koneksi internet menjadi komponen yang cukup penting saat Anda memilih bisnis yang dijalankan secara online. Tanpa pendukung ini usaha Anda tidak akan berjalan dengan lancar dan maksimal. Jadi kestabilan koneksi juga wajib untuk Anda jaga sebagai prioritas dalam menjalankan bisnis

6. Rawan penipuan

Dunia maya memang keras, karena banyak orang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan keadaan untuk melakukan penipuan. Saat berjualan online Anda harus waspada terkait ini, karena bisa saja oknum-oknum itu memanfaatkan citra baik brand. Jangan sampai itu terjadi karena hal ini dapat membuat pembeli hilang rasa percaya pada produk Anda.

7. Tidak terlalu memiliki pengetahuan yang luas

Pengetahuan tidak hanya berlaku bagi pegawai kantoran namun juga pembisnis. Ilmu ini berupa strategi marketing, branding, mengelola keuangan bahkan pengambilan keputusan yang paling bijak. Dalam hal ini Anda jangan sampai lalai dan ketinggalan jaman, karena potensi keunggulan bisnis bisa didapatkan dengan adanya pembekalan yang matang.

Itulah penjelasan tentang 7 kendala yang sering terjadi dalam bisnis daring atau online. Dari informasi di atas Anda bisa mengetahui bahwa yang menjadi permasalahan bukan hanya modal, ataupun kemampuan saja melainkan masih ada internal dan eksternal. Namun semua ini dapat Anda siasati dengan bergabung di Moota, aplikasi yang sudah membantu ribuan pembisnis Indonesia.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Artikel Lainnya