Jualan online memang susah susah gampang. Bagian gampangnya adalah mengupload produk ke sosial media atau marketplace dan menuliskan rincian informasi terkait produk tersebut. Susahnya adalah memikirkan strategi untuk mencapai target market yang tepat, mendapatkan pelanggan, hingga mengurus transaksi dari para pembeli. Moota membantu mengecek mutasi rekening untuk transaksi.

Apa Saja Tips agar Terhindar dari Kesalahan Transaksi?

Kesalahan transaksi termasuk salah satu hal yang dapat mengecewakan pelanggan. Kesalahan transaksi yang dimaksud berupa salah mengirim barang, salah memberikan harga sehingga menimbulkan hitungan pada totalan pembelian produk menjadi tidak sesuai, hingga memberikan informasi yang tidak sesuai dengan produknya pada bagian deskripsi produk. Untuk menghindari beberapa kesalahan transaksi tersebut, berikut beberapa tipsnya :

1. Memastikan deskripsi produk sesuai dengan produk yang dijual

Agar pelanggan tidak kecewa, sebaiknya penjual mengecek ulang deskripsi produk yang telah dituliskannya. Sering sekali terjadi toko online pada sosial media atau marketplace yang tidak menuliskan deskripsi produk yang sesuai. Misalnya saja, ukuran tas yang dijual sebenarnya 25*11*13 namun produk yang sampai di tangan pembeli hanya 19*7*10.

Kesalahan ini dapat membuat reputasi toko menjadi buruk di mata konsumen dan bukan tidak mungkin bisnis online tersebut akan menjadi meredup. Kesalahan transaksi tersebut bukan merupakan kesalahan pembeli, melainkan kesalahan penjual sendiri. Deskripsi produk yang salah tentu akan membuat konsumen menjadi berpikir dua kali untuk melakukan transaksi lagi.

2. Memastikan harga produk sesuai dengan kualitasnya

Kesalahan transaksi yang disebabkan karena harga produk yang dicantumkan oleh penjual tidak sesuai dengan kualitas produknya juga dapat beresiko kehilangan pelanggan. Sehingga pastikan bahwa produk yang dijual memang benar-benar sepadan dengan kualitasnya.

Dana yang dikeluarkan oleh pembeli menunjukkan harapan bahwa produk datang sesuai ekspektasi. Karena banyak kejadian bahwa produk yang dijual ternyata abal-abal padahal harganya tinggi dan gambar produknya terlihat meyakinkan.

3. Memastikan kode promo masih berlaku

Ketika membangun bisnis online, terkadang harus melakukan promo agar produk dapat laku keras di pasaran. Promo bisa dilakukan setiap sebulan sekali misalnya 9.9, 10.10, dan lain sebagainya. Dengan adanya promo, omzet penjualan akan meningkat karena di saat itulah para pembeli berbondong-bondong untuk check out produk yang diinginkan.

Namun, terkadang faktor human error mempengaruhi kesalahan transaksi terkait masa berlaku kode promo. Misalnya, promo untuk pembayaran melalui mbanking yang sebenarnya masih berlaku hingga minggu depan, penjual mencantumkan kode promo yang sudah kadaluwarsa.

4. Memastikan produk yang dikirim sesuai dengan yang dibeli konsumen

Setelah penjual mengecek mutasi rekening bank pada aplikasi Moota dan uang hasil penjualan produk sudah masuk ke rekening, terkadang produk yang dikirim ternyata tidak sesuai dengan pesanan pembeli. Hal ini bisa dihindari dengan cara lebih teliti sebelum melakukan pengiriman produk.

5. Memastikan untuk selalu fast respon menanggapi chat pelanggan

Jika terjadi kesalahan transaksi dari penjual, biasanya pembeli akan segera chat dan meminta pertanggungjawaban penjual atas produk yang diterimanya. Dengan penjelasan yang ramah dan permintaan maaf, penjual tentu akan lebih bisa menikmati hidup dengan tenang jika pembeli puas dengan keramahan pelayanannya.

Oleh karena itu, penjual sebaiknya memahami beberapa tips di atas agar keuangan tetap stabil apabila pembeli merasa puas dengan transaksi yang berjalan. Penjual bisa menggunakan Moota dengan terlebih dahulu mendaftarkan diri pada Moota agar bisa melakukan pengecekan mutasi rekening lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.