
Keberadaan bank sebagai lembaga keuangan saat ini semakin dibutuhkan. Bank tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan uang, tapi juga untuk melakukan transaksi lainnya. Karena itu, Bank BRI sebagai salah satu bank terbesar dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia memberikan fasilitas agar seluruh transaksi, termasuk cek mutasi BRI, dapat dilakukan dengan mudah.
Mutasi rekening sangat penting dalam membantu kelancaran transaksi, terutama bagi para pelaku bisnis online. Dengan mengecek mutasi rekening, nasabah bisa mengontrol seluruh transaksi yang pernah dilakukan. Transaksi yang mencurigakan bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti dengan cepat.
Di Bank BRI, cek mutasi rekening dapat dilakukan melalui ATM, SMS Banking, m-banking, dan internet banking, dengan cara sebagai berikut.
Bagi nasabah yang tidak memiliki fasilitas m-banking atau internet banking, cek mutasi dapat dilakukan melalui ATM, dengan cara:
Kekurangan dari cara ini adalah Anda tidak bisa mengecek mutasi rekening dalam jangka waktu lama. Cara ini pun tidak praktis, karena Anda harus pergi ke ATM atau kantor bank terlebih dulu.
Sebelum Anda bisa menggunakan fasilitas SMS banking, terlebih dahulu Anda harus mendaftarkan nomor handphone Anda ke kantor cabang terdekat.
Kemudian jika sudah aktif, silahkan ketik format sms berikut ini:
INFO MUTASI (spasi) pin sms banking
kemudian kirim ke 3300
Misalnya INFO MUTASI 123456
Sama dengan cek mutasi BRI melalui ATM, kekurangan dari cara ini adalah Anda tidak bisa mengecek mutasi rekening dalam jangka waktu lama. Apalagi Anda harus mengeluarkan biaya atau pulsa sebesar Rp. 660/sms
Para pengguna smartphone juga dapat mengecek mutasi rekening melalui layanan m-banking. Unduh aplikasi Mandiri Mobile dari Applestore, Playstore, atau BB World. Aplikasi ini hanya dapat digunakan untuk satu nomor kartu SIM saja.
Cek mutasi rekening dengan m-banking dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Sms yang dikirim dari 3300 ini tidaklah gratis, biayanya sekitar Rp. 1.350. Cukup mahal memang.
Mengecek mutasi rekening juga dapat dilakukan dengan fasilitas internet banking, dengan pilihan menu yang lebih lengkap dibandingkan ATM atau m-banking.
Langkah untuk mengecek mutasi melalui internet banking BRI adalah sebagai berikut:
Anda bisa mengecek data transaksi hingga 6 bulan terakhir dengan rincian data transaksi maksimal 1 bulan.

mutasi rekening bri mandiri bca bni melalui moota (source: moota.co)
Baik melalui ATM, m-banking, maupun internet banking, mengecek mutasi rekening bisa dilakukan dengan mudah. Namun ada cara yang jauh lebih mudah dan praktis, terutama untuk Anda yang lalu lintas transaksinya cukup padat.
Bagi para pelaku bisnis, termasuk toko online, aliran dana keluar dan masuk terjadi dengan cepat. Bayangkan betapa repotnya kalau harus bolak-balik mengecek rekening. Bahkan meskipun sudah menggunakan internet banking, mengecek mutasi secara manual tetap membutuhkan waktu.
Jika Anda adalah pelaku bisnis yang sibuk, sekarang waktunya Anda menggunakan Moota. Moota adalah aplikasi berbasis web untuk melakukan cek saldo dan mutasi rekening secara otomatis. Aplikasi ini bisa digunakan jika Anda sudah terdaftar sebagai pengguna layanan internet banking BRI.
Keuntungan menggunakan Moota adalah:
Dengan menggunakan Moota, Anda tidak perlu lagi repot melakukan cek mutasi rekening BRI secara manual. Anda bisa menghemat banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang penting bagi pengembangan bisnis.

Cash flow sering menjadi istilah yang terdengar teknis, padahal dampaknya sangat terasa dalam kehidupan bisnis sehari-hari. Banyak pemilik usaha merasa bisnisnya baik-baik saja karena terlihat untung, tapi tiba-tiba kesulitan membayar operasional. Di sinilah kebingungan antara cash flow dan laba biasanya muncul.

Sebagai pelaku usaha, kita sering fokus pada laba karena itulah yang terlihat “menguntungkan” di atas kertas. Namun dalam praktiknya, bisnis tidak berjalan dengan kertas, melainkan dengan uang yang benar-benar tersedia di tangan. Ketika uang tidak ada, bisnis bisa macet, meskipun laporan menunjukkan keuntungan.
Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaan cash flow dan laba dengan bahasa yang sederhana. Kita akan bahas kenapa keduanya berbeda, kenapa sama-sama penting, dan bagaimana cara menyikapinya agar bisnis tetap sehat.
Cash flow adalah pergerakan uang masuk dan keluar dari bisnis dalam periode tertentu. Sederhananya, ini adalah kondisi nyata keuangan usaha: apakah uang benar-benar ada atau tidak untuk membayar kebutuhan.
Sementara itu, laba adalah selisih antara pendapatan dan biaya dalam laporan keuangan. Laba menunjukkan hasil usaha secara akuntansi, bukan kondisi uang secara fisik. Karena itu, laba bisa terlihat positif meskipun uang belum diterima sepenuhnya.
Perbedaan inilah yang sering menimbulkan kesalahpahaman. Kita merasa bisnis untung, padahal uangnya masih berupa piutang atau belum masuk ke rekening.
Kesalahan umum dalam bisnis adalah menganggap laba sama dengan uang yang bisa langsung dipakai. Padahal, laba hanyalah hasil perhitungan, sedangkan cash flow adalah kenyataan di lapangan.
Contohnya, Anda menjual produk secara kredit. Secara laporan, penjualan tersebut tercatat sebagai pendapatan dan menambah laba. Namun uangnya baru akan diterima beberapa minggu atau bulan ke depan. Selama uang belum masuk, Anda tetap harus membayar biaya operasional dari kas yang ada.
Inilah alasan mengapa bisnis bisa untung di laporan, tetapi kesulitan bertahan secara operasional.
Cash flow bukan hanya urusan akuntan atau tim keuangan. Pemilik usaha, terutama UMKM dan pebisnis online, sangat perlu memahaminya sejak awal.
Banyak bisnis kecil tidak bangkrut karena produknya jelek, tetapi karena kehabisan uang tunai. Owner sering merasa aman karena melihat angka laba, padahal kondisi kas sebenarnya sedang kritis.
Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa mengambil keputusan yang lebih realistis dan tidak terjebak pada angka semu.
Masalah antara cash flow dan laba sering muncul saat bisnis mulai berkembang. Ketika penjualan meningkat, biaya operasional biasanya ikut naik, sementara pembayaran dari pelanggan belum tentu langsung diterima.
Kondisi ini juga sering terjadi pada bisnis dengan sistem pembayaran tempo, reseller, atau proyek. Secara laporan, bisnis terlihat tumbuh. Namun secara kas, justru terasa semakin berat.
Jika tidak disadari sejak awal, kondisi ini bisa membuat bisnis kelelahan secara finansial meskipun terlihat sukses dari luar.
Kesalahan paling umum adalah terlalu percaya pada laporan laba tanpa melihat pergerakan uang. Banyak owner hanya bertanya, “Untung atau tidak?” tanpa bertanya, “Uangnya ada atau tidak?”
Kesalahan lain adalah mencampur uang pribadi dan uang usaha. Akibatnya, arus kas menjadi tidak jelas dan sulit dipantau. Ketika terjadi kekurangan uang, owner bingung mencari penyebabnya.
Tanpa pencatatan yang rapi, perbedaan antara kondisi kas dan laba akan semakin sulit dipahami.
Cash flow bisa dipahami dengan satu pertanyaan sederhana: apakah uang masuk lebih besar daripada uang keluar dalam periode tertentu? Jika iya, kondisi kas relatif aman. Jika tidak, bisnis perlu waspada.
Untuk memahaminya, Anda perlu mencatat semua pemasukan dan pengeluaran secara konsisten. Tidak perlu rumit di awal, yang penting Anda tahu dari mana uang datang dan ke mana uang pergi.
Dengan kebiasaan ini, Anda bisa melihat pola keuangan bisnis dan mengantisipasi kekurangan dana sebelum terjadi.
Walaupun kas sangat penting, laba tetap memiliki peran besar dalam bisnis. Laba menunjukkan apakah model bisnis Anda sehat atau tidak dalam jangka panjang.
Bisnis dengan arus kas lancar tetapi terus merugi tidak akan bertahan lama. Sebaliknya, bisnis yang menghasilkan laba punya peluang untuk tumbuh, menarik investor, dan memperluas usaha.
Karena itu, kita tidak bisa memilih salah satu. Laba dan cash flow harus dilihat sebagai dua sisi yang saling melengkapi.
Cash flow membantu bisnis bertahan hari demi hari, sementara laba membantu bisnis berkembang dari waktu ke waktu. Tanpa kas, operasional terhenti. Tanpa laba, bisnis tidak punya masa depan.
Ketika keduanya dikelola dengan seimbang, bisnis menjadi lebih stabil. Anda bisa membayar kewajiban tepat waktu sekaligus menyiapkan dana untuk pengembangan.
Dengan memahami hubungan ini, keputusan bisnis menjadi lebih bijak dan tidak hanya berdasarkan perasaan.
Fenomena ini sering terjadi karena fokus berlebihan pada laba dan mengabaikan arus kas. Penjualan tinggi dan margin bagus tidak menjamin bisnis aman jika uang tidak benar-benar tersedia.
Keterlambatan pembayaran, stok menumpuk, atau biaya operasional yang terlalu cepat membesar bisa membuat kas terkuras. Ketika kewajiban datang bersamaan, bisnis tidak siap secara finansial.
Inilah alasan mengapa pemahaman tentang cash flow menjadi krusial, terutama saat bisnis mulai tumbuh.
Menjaga keseimbangan dimulai dari perencanaan. Jangan hanya membuat target laba, tetapi juga rencana arus kas. Pastikan pemasukan dan pengeluaran memiliki jarak waktu yang sehat.
Selain itu, disiplin dalam pencatatan sangat membantu. Dengan data yang jelas, Anda bisa melihat potensi masalah lebih awal dan mengambil tindakan sebelum terlambat.
Yang terpenting, biasakan mengambil keputusan berdasarkan kondisi nyata bisnis, bukan hanya angka di laporan.
Cash flow dan laba adalah dua hal yang berbeda, tetapi sama-sama penting dalam bisnis. Laba menunjukkan kinerja usaha, sementara cash flow menunjukkan kemampuan bisnis untuk bertahan secara operasional.
Sebagai pemilik usaha, kita perlu memahami keduanya agar tidak terjebak pada angka semu. Bisnis yang sehat adalah bisnis yang mampu menjaga arus kas tetap lancar sekaligus menghasilkan laba yang berkelanjutan.
Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa menjalankan bisnis dengan lebih tenang, terukur, dan siap menghadapi tantangan ke depan.

Ketika memiliki toko online, terkadang akan ada masa dimana orderan datang dalam jumlah yang sangat banyak dan kita pun akan merasa kewalahan dalam menghadapi hal tersebut. Karena hal tersebut, kita perlu menggunakan beberapa bantuan dari pihak lain seperti Moota agar proses bisnis berjalan lebih efisien. Namun, ada pula cara lain yang dapat diterapkan agar menjadi produktif.

Hal pertama yang perlu dilakukan agar tetap produktif meskipun bisnis online sedang banjir orderan adalah dengan selalu disiplin terhadap waktu. Anda harus mengatur jadwal kapan harus melanjutkan proses pengiriman atau pengemasan produk yang sudah dipesan oleh konsumen dan kapan harus berhenti untuk melanjutkan proses pengiriman itu.
Hal tersebut penting untuk dilakukan agar Anda tidak mudah merasa kelelahan dalam menjalankan bisnis Anda pun bisa menjadi lebih santai. Apabila Anda tetap memforsir diri dan tidak mengambil jatah istirahat, maka kemungkinan besar tubuh Anda akan menjadi terlalu lelah sehingga proses produksi dan pengiriman tentunya akan terhambat.
Meskipun orderan toko online sedang banyak dan naik setiap harinya, namun Anda harus tetap fokus dan tidak merasa panik. Panik justru akan membuat Anda dan kolega lainnya merasa terbebani dan orderan tersebut justru tidak akan teratasi dengan baik. Tidak hanya itu, terkadang panik juga akan membuat seseorang melakukan kesalahan yang dapat membuat konsumen merasa kecewa.
Karena itulah, Anda harus tetap tenang dan tidak perlu tergesa-gesa dalam menyelesaikan pesanan yang sudah dibuat oleh konsumen Anda. Apabila kualitas pesanan yang Anda kirim dapat memuaskan pelanggan, maka tentu saja hal itu akan membuat omzet yang Anda raih menjadi lebih tinggi sehingga pastikan Anda selalu fokus dan tidak melakukan kesalahan apapun.
Saat sedang banjir orderan, tentu saja hal itu akan membuat otak menjadi terdistraksi dan tidak mampu menghitung seberapa besar jumlah uang yang sudah diraih pada saat itu. Jumlah saldo yang ada di rekening bank khusus untuk bisnis terkadang tidak bisa diawasi dengan baik ketika fokus harus dipusatkan kepada pesanan yang sedang menumpuk.
Untuk itulah, menggunakan jasa Moota menjadi salah satu hal yang mampu membantu Anda dalam mengelola keuangan ketika orderan sedang melonjak. Jasa pengelola keuangan yang satu ini akan membantu Anda untuk mengawasi pergerakan saldo yang ada di dalam rekening bank tanpa harus mengecek setiap beberapa menit.
Jika orderan naik, maka Anda dapat menyaring pesanan tersebut ke dalam beberapa kategori. Salah satu kategori yang bisa diprioritaskan terlebih dahulu adalah pesanan yang kecil dan sudah dipesan sejak dahulu oleh konsumen. Dengan begitu Anda bisa mendahulukan pesanan yang memang sudah lama menumpuk pada toko jualan online.
Langkah ini dinilai sangat efektif agar Anda tidak perlu merasa kewalahan ketika orderan yang datang ternyata jumlahnya cukup besar. Hal ini pun akan membantu Anda untuk lebih fokus karena apabila target kecil sudah selesai, maka Anda bisa mengalihkan fokus pada target lainnya yang lebih besar. Apabila hal ini dilakukan, tentunya Anda bisa menjadi lebih menikmati hidup.
Langkah terakhir yaitu usahakan untuk selalu berkomunikasi dengan pelanggan. Pelanggan toko jualan online akan menjadi lebih nyaman apabila mereka mendapat informasi mengenai kejelasan proses pengiriman produk yang sudah dibeli.
Nah, begitulah tips produktif ketika bisnis online Anda sedang ramai orderan. Untuk menghindari kewalahan akibat orderan itu, gunakanlah layanan Moota dengan mengunjungi website mereka di Moota untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

[Bandung,Indonesia — 28 November 2025] Bismillah; Moota, platform pengelolaan mutasi dan transaksi bank yang digunakan oleh ribuan pelaku usaha dan organisasi di Indonesia, kini resmi dikelola dan dikembangkan oleh PT Kurniawan Inovasi Digital (Taut.id). Langkah ini menandai penguatan arah pengembangan produk, penataan ulang pengelolaan layanan, serta kesiapan Moota yang kini dikelola Taut untuk menghadirkan pengalaman yang lebih stabil, terukur, dan relevan dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.

Sejak pertama kali hadir, Moota berfokus pada misi membantu pengguna memantau transaksi dari berbagai rekening bank secara otomatis, rapi, dan real-time. Dalam perjalanannya, Moota bertumbuh bersama pelaku usaha, lembaga sosial, dan berbagai organisasi yang membutuhkan sistem pencatatan transaksi yang cepat dan dapat diandalkan. Melalui pengelolaan baru di bawah Taut.id, Moota memperkuat fondasi produknya agar mampu melayani kebutuhan pengguna dalam skala yang lebih luas dan berkelanjutan.
Pengelolaan Moota di bawah ekosistem Taut.id (PT Kurniawan Inovasi Digital) merupakan langkah strategis yang berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat tiga hal utama:
Dengan pengelolaan baru ini, Moota diarahkan untuk terus berkembang sebagai partner operasional keuangan yang memudahkan pengguna dalam mengelola banyak rekening sekaligus, mengurangi risiko human error, serta mempercepat proses administrasi transaksi.
Sebagai bagian dari pengembangan di bawah Taut.id, Moota menyiapkan sejumlah pembaruan besar yang akan dihadirkan secara bertahap. Pembaruan ini tidak hanya menyentuh tampilan, tetapi juga cara pengguna mengelola arus transaksi dan data keuangan secara lebih menyeluruh.
Moota tengah menyiapkan dashboard baru dengan tampilan yang lebih segar, struktur navigasi yang lebih jelas, serta alur kerja yang dirancang untuk memudahkan pemantauan transaksi dalam volume tinggi. Dashboard baru ini diproyeksikan menjadi pusat utama aktivitas pengguna, menggantikan dashboard lama secara bertahap.
Ke depannya, fokus pengembangan fitur dan peningkatan performa akan dipusatkan pada dashboard baru, sementara dashboard lama akan memasuki fase transisi dan tidak lagi menjadi prioritas pembaruan.
Untuk menjawab kebutuhan integrasi dan fleksibilitas pemantauan transaksi, Moota menyiapkan:
Kedua jalur ini diharapkan memberikan alternatif pemantauan transaksi yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional masing-masing bisnis.
Moota juga menyiapkan pengembangan fitur yang mendukung proses penagihan dan komunikasi dengan pelanggan, di antaranya:
Kombinasi keduanya diharapkan dapat menyederhanakan alur dari transaksi tercatat hingga penagihan tersampaikan.
Sebagai langkah menuju pengelolaan keuangan yang lebih menyeluruh, Moota menyiapkan kemampuan untuk:
Dengan demikian, pengguna dapat melakukan evaluasi dan pengambilan keputusan berbasis data yang lebih komprehensif.
Di sisi pengelolaan dana keluar, Moota menyiapkan fitur disbursement untuk membantu bisnis mengatur penyaluran dana ke berbagai tujuan secara lebih terstruktur. Fitur ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan seperti pembayaran rutin, penyaluran dana operasional, maupun pengiriman dana ke banyak rekening.
Sebagai konsekuensi dari penyesuaian pengelolaan di bawah PT Kurniawan Inovasi Digital, nomor rekening yang digunakan untuk keperluan top up poin Moota juga akan mengalami perubahan. Informasi teknis terkait nomor rekening baru dan tata cara top up akan disampaikan melalui kanal resmi Moota, termasuk di dalam aplikasi dan media komunikasi lainnya.
Perubahan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses keuangan yang terkait dengan layanan Moota mengikuti penataan operasional yang baru, sekaligus memudahkan pencatatan serta rekonsiliasi transaksi di sisi internal.
Pengelolaan Moota di bawah Taut.id mencerminkan komitmen untuk terus menjadi platform yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga stabil dan siap bertumbuh bersama pengguna. Dengan dukungan ekosistem Taut.id, Moota memperkuat posisinya sebagai bagian dari solusi bisnis digital yang terintegrasi, khususnya di area pengelolaan transaksi multi-rekening dan data keuangan operasional.
Melalui pembaruan yang sedang disiapkan, Moota menargetkan peningkatan dalam aspek:
Informasi lebih rinci mengenai jadwal peluncuran dan panduan penggunaan masing-masing fitur akan disampaikan melalui campaign dan dokumentasi resmi Moota.
Moota adalah aplikasi pengelolaan mutasi dan transaksi bank yang membantu pelaku usaha dan organisasi memantau pemasukan serta pembayaran dari berbagai rekening secara otomatis. Moota dirancang untuk menyederhanakan administrasi keuangan, mempercepat proses rekonsiliasi transaksi, dan meningkatkan ketertiban pencatatan operasional bisnis.
Taut.id, di bawah naungan PT Kurniawan Inovasi Digital, merupakan ekosistem produk digital yang berfokus pada pengembangan solusi bisnis berbasis teknologi. Taut.id mengembangkan berbagai platform dan sistem operasional yang membantu bisnis dan organisasi bekerja lebih rapi, terukur, serta siap berkembang di era digital.
